Breaking News

Warga Aniaya Jambret

WAJAH 8 Warga yang Aniaya Terduga Jambret Sampai Tewas di Percut Seituan, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Delapan orang warga yang melakukan penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret hingga tewas, diamankan polisi.

TRIBUN MEDAN/HO
Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Delapan orang warga yang melakukan penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret hingga tewas, diamankan polisi.

Terduga pelaku jambret yang tewas tersebut bernama, Ramlam (39) warga Dusun 8, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua
Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua (TRIBUN MEDAN/HO)

Korban tewas setelah dianiaya oleh delapan orang warga bernama, Zulfikar (26) warga Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Muhammad Riski (16) Puskesmas Dusun IX, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua
Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua (TRIBUN MEDAN/HO)

Rehan Hidayat (26) warga Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Muhammad Anwar Wandi (26) warga Benteng Hilir, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua.
Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua. (TRIBUN MEDAN/HO)

Ali Sopian Nasution (22) warga Pasar X, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Muhammad Ali Syabana (21) warga Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua.
Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua. (TRIBUN MEDAN/HO)

Muhammad Faldi (21) warga Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan dan Muhammad Lukman Nurhakim (32) warga Jalan Pasar X, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua.
Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua. (TRIBUN MEDAN/HO)

Kasi Humas Polsek Percut Sei Tuan, Aiptu Basrah Mansyah menceritakan bahwa kejadian tersebut terjadi di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Rabu (16/2/2022) kemarin.

Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua.
Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua. (TRIBUN MEDAN/HO)

Saat itu, korban dituduh telah melakukan penjambretan handphone milik salah seorang pelaku bernama Zulfikar.

"Para pelaku mengantarkan korban ke Polsek Percut Sei Tuan dengan tuduhan bahwasannya korban adalah pelaku penjambretan handphone milik Zulfikar," kata Basrah kepada tribun-medan, Kamis (17/2/2022).

Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan
Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan (TRIBUN MEDAN/HO)

Ia menjelaskan, saat diantara oleh para pelaku keadaan korban sudah tidak sadarkan diri.

Melihat hal tersebut, petugas pun langsung membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan medis.

"Sesampainya dirumah sakit Haji Medan, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit," sebutnya.

Basrah mengatakan, lantaran korban telah meninggal dunia. Lalu, petugas pun mengamankan para pelaku untuk dilakukan pemeriksaan.

Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua
Pelaku penganiayaan terhadap terduga pelaku jambret di Jalan Puskesmas, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tua (TRIBUN MEDAN/HO)

"Para pelaku dibawa ke Mako Polsek Percut Sei Tuan untuk dilakukan penyidikan. Terhadap korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi," ujarnya.

Ia menambahkan, saat diinterogasi pelaku Zulfikar mengaku telah memukul badan belakang korban dengan tangan sebanyak satu kali dan mengikat tangan korban.

Sedangkan pelaku Muhammad Riski, mengaku memukul badan belakang korban dengan tangan sebanyak dua kali, pelaku Rehan Hidayat berperan memukul korban dibagian belakang dengan menggunakan tangan sebanyak tiga kali.

Pelaku Ali Sopian berperan memukul badan korban dengan menggunakan tangan sebanyak satu kali, Muhammad Anwar Wandi mengaku memukul badan korban sebanyak satu kali.

Lalu, Muhammad Ali Syabana mengaku memukul badan korban dengan menggunakan tangan sebanyak satu kali, Muhammad Fadli mengaku memukul badan korban dengan menggunakan tangan, dan Lukman Nur Hakim mengaku memukul kepala korban dengan menggunakan batu pecahan coran.

"Selanjutnya petugas melakukan olah TKP bersama tim Inafis Reskrim Polrestabes Medan. Dan juga mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi," ujar Basrah.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas yakni, satu unit mobil jenis Fanter warna hijau BK 1445 DY, kain sarung warna biru berbecak darah, lakban warna putih, senjata tajam jenis belati milik korban, tali pinggang warna hijau, kain sarung warna merah, kain serbet, sepatu dan sendal.

(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved