Breaking News:

Bank Sampah

Bantu Cegah Pencemaran Lingkungan, Karang Taruna Tukar Limbah Dengan Sembako Melalui Bank Sampah

Bank sampah ini dibuat di suatu tempat yang ada di kawasan Jalan Lingkar, Kelurahan Padang Mas, Kabanjahe.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ade Saputra

Bantu Cegah Pencemaran Lingkungan, Karang Taruna Tukar Limbah Dengan Sembako Melalui Bank Sampah

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Para pemuda yang tergabung di dalam karang taruna Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo memiliki inisiasi untuk membantu masyarakat dalam mencegah pencemaran lingkungan. Hal ini diwujudkan dengan dibuatnya program bank sampah, di mana di dalamnya terdapat pengolahan limbah terutama sampah plastik bekas botol air mineral.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Padang Mas Arif Putra, menjelaskan pengadaan bank sampah ini karena kepedulian mereka sebagai anak muda melihat banyaknya sampah plastik yang sulit terurai. Sehingga, dengan adanya bank sampah ini bisa membantu masyarakat untuk mencegah sampah plastik semakin banyak yang dapat membuat pencemaran lingkungan.

"Jadi ini inisiatif kami untuk bisa mendaur ulang sampah yang sulit terurai, hingga nantinya menjadi barang yang bisa kembali digunakan," Ujar Arif, saat ditemui di lokasi bank sampah, Jumat (18/2/2022).

Amatan www.tribun-medan.com, bank sampah ini dibuat di suatu tempat yang ada di kawasan Jalan Lingkar, Kelurahan Padang Mas, Kabanjahe. Di sana, sampah bekas botol air mineral telah tersusun rapih di dalam goni siap untuk didaur ulang.

Selain itu, di tempat tersebut juga terdapat empat mesin yang memiliki fungsi berbeda setiap mesinnya. Mulai dari mesin untuk pencacah atau penghancur botol plastik, selanjutnya alat untuk pelebur plastik menjadi cairan, dan ada juga alat pres yang juga dapat memanaskan plastik.

"Ini nanti kita olah menjadi barang yang bisa digunakan lagi, seperti meja, asbak, dan lainnya," Katanya.

Dijelaskan Arif, sampai saat ini mereka masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat di lingkungan mereka sudah ada pengolahan limbah. Nantinya, untuk mengumpulkan sampah plastik mereka akan melakukan jemput bola dengan mendatangi masyarakat untuk mengumpulkan sampah plastik tersebut.

"Jadi kita konsepnya door to door ke rumah masyarakat, untuk membeli limbah sampah plastik. Sistemnya setiap minggu, agar saat kita jemput sudah banyak yang terkumpul," Ucapnya.

Ketika ditanya perihal seperti apa konsep penukaran sampah yang didapat dari masyarakat, hingga saat ini mereka memiliki inisiatif untuk tidak menukarnya dengan sejumlah uang. Agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, nantinya sampah yang sudah terkumpul dalam kurun waktu tertentu maka akan ditukar dengan sembako.

"Target kami ditukar dengan sembako, seperti beras, minyak goreng, dan keperluan lainnya untuk masyarakat," Ungkapnya.

Dengan adanya bank sampah ini, diharapkan masyarakat juga semakin peduli degan lingkungannya. Selain itu, nantinya dengan canangan ini mereka berharap bisa membawa dampak baik terutama bagi pemuda yang ada di Kelurahan Padang Mas.

Di tempat serupa Lurah Kelurahan Padang Mas All Dian Purba, mengaku pihaknya dari pemerintah sangat mendukung dengan adanya inisiatif dari para pemuda di daerahnya. Dirinya mengaku, nantinya mereka akan memfasilitasi apa yang diperlukan oleh anak muda ini ke pemerintah.

"Tentunya ini sangat kita dukung, karena mereka sudah peduli dengan lingkungannya. Nanti kita juga akan sosialisasi kepada masyarakat, untuk ikut serta mengumpulkan sampah plastik agar nanti bisa dijual ke bank sampah ini," Pungkasnya.

(Cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved