Masa Pakai Vaksin

Stok Vaksin di Sumut Sudah Mau Kedaluwarsa, Dinkes yakin Bakal Habis Akhir Februari

Stok vaksin di Sumut sebentar lagi bakal kedaluwarsa. Dinkes Sumut bilang, bahwa stok itu akan segera habis akhir Februari

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas kesehatan menyuntikkan Vaksin Covid-19 dosis kedua kepada siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 060898, Medan, Rabu (16/2/2022). Pemko Medan terus menggelar Vaksinasi untuk anak 6-11 tahun, guna mengantisipasi penularan virus Covid-19 di lingkungan sekolah. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Stok vaksin yang ada di Sumatra Utara sebentar lagi kedaluwarsa.

Namun, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Ismail Lubis memastikan bahwa ratusan ribu dosis vaksin yang kedaluwarsa pada 28 Februari 2022 itu akan habis terpakai.

Ismail juga menyebut, dosis vaksin yang akan kedaluwarsa tersebut bukan 356.670 ribu dosis, tapi berjumlah 351.718 dosis.

Baca juga: 20 Juta WNI Belum Disuntik Vaksin Dosis Kedua Terancam Drop Out, Apa Maksudnya?

"Untuk yang akan kedaluwarsa sekitar 351.718 bukan 356 ribu, saya klarifikasi. Insya Allah itu termanfaatkan dengan baik," ujar Ismail, di Medan, Jumat (18/2/2022).

Ismail memastikan, dosis vaksin itu sudah didistribusikan ke 33 kabupaten/kota yang ada di Sumut.

"Itu tersebar di beberapa kabupaten/kota. Kemarin kita dengan pak gubernur, pak kapolda dan panglima kita berangkat ke Nias, dan ini sekarang progresnya sudah dimanfaatkan dari 351.718 sudah termanfaatkan, ada jenis AstraZeneca, ada jenis Pfizer dan Sinovac dan ini bisa dihabiskan," katanya.

Baca juga: Bobby Nasution Tinjau Vaksinasi Anak, Orangtua Siswa Mengaku Bersyukur Anaknya di Vaksin

Menurut dia, ada petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan mengenai masyarakat untuk mengulang vaksinasi dari awal apabila belum mendapatkan dosis vaksin kedua lebih dari enam bulan. Kondisi ini disebut dengan istilah "drop out".

Oleh karena itu, Ismail yakin dosis vaksin yang akan kedaluwarsa itu akan termanfaatkan dengan baik.

"Jadi kita kalau dari 351.718 dosis tadi, kita masih kekurangan karena ada warga yang harus mengulang vaksin dari awal," ungkapnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved