Kendaraan Listrik

Bermodal Rp 4 Juta, Pria Ini Modif Motor RX Kingnya Jadi Kendaraan Listrik

RX King yang biasanya haus BBM dan perlu oli samping  dengan suara yang bising kini berinovasi jadi kendaraan ramah lingkungan dan lebih irit

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Royandi Hutasoit
Anugrah Nasution / Tribun Medan
Yamaha RX King milik Siar yang dibuat jadi motor listrik diperlihatkan kepada Tribun Medan, Rabu (23/2/2022) 

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN - Yamaha RX King yang terdengar ribut dan boros bahan bakar serta mengeluarkan asap ngebul berubah total di tangan Siarkhansyah Singarimbun. 

Ditemui Tribun Medan pada Rabu (23/2/2022), anak Medan ini menceritakan bagaimana dirinya merubah RX King keluaran tahun 2003 miliknya jadi kendaraan listrik yang ramah lingkungan. 

"Jadi ini berubah total jadi bener bener ramah lingkungan  karena tidak mengeluarkan asap sama sekali sebab mengunakan tenaga listrik dan cuman butuh dicas saja selama 6 jam, sudah bisa berjalan sejauh 50 KM," sebut Siar kepada Tribun. 

Tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal untuk merubah RX King menjadi kendaraan listrik. Cukup dengan mengeluarkan biaya Rp 4 juta, Siar telah berhasil membuat RX King miliknya tampil macho namun sangat irit karena tak perlu mengisi bahan bakar. 

Itu adalah kendaraan listrik pertama yang dia buat bersama rekan rekannya. Awalnya ide itu terbesit dari tantangan menciptakan kendaraan yang lebih irit dan ramah lingkungan. 

"Jadi awalnya itu tidak sengaja, dapat tantangan dari yayasan rumah sehat Indonesia, jadi ketua yayasan itu Afif Abdillah, kebetulan ikut peresmian di stasiun pengisian mobil  dari bapak Wali kota. Pulang dari sana ayolah buat kendaraan listrik. Nah lalu dibuatlah kendaraan ini," sebut Siar. 

Kata Siar tidak perlu waktu lama untuk membuat kendaraan listik itu. Cukup 5 hari dan biaya yang sangat terjangkau. Inovasi RX King listrik itu dikerjakan di bengkel miliknya bersama rekan rekannya. 

Mesin sepeda motor di turunkan tenaga diganti 4 baterai dan kontroler yang menyuplai tenaga sebesar 350 kW. Kendaraan itu  dapat melaju dengan kecepatan 50 KM perjam dengan jarak tempuh 50 KM. 

"Jadi disini ada 4 batrai kering dengan kontrolernya itu kita bisa menepuh jarak 50 KM dengan kecepatan 50 KM perjam, kira kira ini 50 CC lah. Tapi tenaganya bisa ditambah tergantung kita, ini kalau mau dibesarin juga bisa sampai 1000 kW bisa. Kalau untuk buat ini paling kita keluarkan biaya sekitar Rp 4 juta," sebutnya. 

RX King yang biasanya haus BBM dan perlu oli samping  dengan suara yang bising kini berinovasi jadi kendaraan ramah lingkungan dan lebih irit biaya perawatan. 

RX King Listrik Milik Siar
RX King Listrik Milik Siar (Anugrah Nasution / Tribun Medan)

Sebagai kendaraan listrik percobaan, Isar menyebutkan perlu peran pemerintah agar dapat membuat kendaraan listrik lebih banyak lagi. 

"Jadi perlu dukungan dari pemerintah terkait bagaimana izin kendaraan karena ini kan kendaraan tidak ada mesinnya, sementara nomor mesin itu perlu dalam surat surat kendaraan. Dan mesti banyak pelatihan pelatihan untuk dapat membuat kendaraan listrik yang lebih irit dan ramah lingkungan," sebut dia. 

Siar berharap kedepannya akan lebih banyak kendaraan listrik yang berjalan di kota Medan. Hal ini sebagai kampanye kendaraan yang lebih ramah lingkungan guna mengurangi polusi udara. 

"Harapanya akan lebih banyak kendaraan listrik, agar kota Medan udara kota Medan jauh lebih bersih dengan adanya kendaraan listrik. Jadi besok besok kalau ada kendaraan yang rusak tak perlu belik baru, tapi cukup diubah jadi mobil listrik," tutupnya. 

(cr17/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved