News Video

Intelijen AS: Rusia akan Menerjunkan 10 Ribu Pasukan Terjun Payung Menangkap Presiden Ukraina

Saat ini dikabarkan tentara Rusia diperkirakan telah berada di dalam kota meski lokasi dan jumlahnya masih belum dipastikan.

Angkatan bersenjata Ukraina mengklaim telah menembak jatuh sebuah jet Rusia hingga tersisa puing-puing.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Hari ini, Jumat (25/2/2022), serangan Rusia terhadap Ukraina masih terus terjadi.

Penasihat Menteri Dalam Negeri ukraina, Anton Herashchenko mengatakan, hari ini akan menjadi hari terberat dalam perang.

Intelijen AS menyebut, Rusia akan menerjunkan 10.000 pasukan terjun payung yang ditugaskan untuk 'memotong kepala pemerintah'.

Baca juga: PERTEMPURAN SENGIT, Pesawat Militer Rusia Jatuh di Cherkasy, Ukraina Kalahkan Rusia di 3 Kota

Maksud dari 'memotong kepala pemerintah' adalah mereka diminta untuk menemukan Presiden Ukraina, para menteri dan anggota parlemen.

Kemudian orang-orang penting Ukraina tersebut akan dipaksa untuk menandatangani kesepakatan damai dan menyerahkan kendali negara kepada Rusia.

Menurut intelijen AS tersebut, upaya ini merupakan yang paling efektif untuk mengakhiri perang.

Saat ini dikabarkan tentara Rusia diperkirakan telah berada di dalam kota meski lokasi dan jumlahnya masih belum dipastikan.

Dikutip dari dailymail.co.uk, Jumat (25/2/2022), pertempuran juga terjadi di daerah Obolan tepat saat Kementerian Pertahanan Ukraina meminta penduduk untuk membuat bom molotov untuk melakukan perlawanan.

Baca juga: Momen Pilu Anak Perempuan di Ukraina Menangis Memeluk Sang Ayah, Lepas Kepergian Demi Bela Negara

Baca juga: Ini Daftar Negara yang Dukung Rusia dan Dukung Ukraina, Putin Ingatkan Negara yang Ikut Campur

Sementara itu, angkatan bersenjata Ukraina mengklaim telah menembak jatuh sebuah jet Rusia hingga tersisa puing-puing.

Diketahui serangan pertama Rusia pada Kamis (24/2/2022), telah mengakibatkan 137 orang meninggal dunia.

Mereka terdiri dari personel militer dan warga sipil.

(Tribun-Video.com/dailymail.co.uk)


Artikel ini telah tayang di dailymail.co.uk dengan Judul "Ready to lay down their lives: Ukrainian troops take to the streets of Kyiv with gunfire and explosions heard in the city centre as they battle Russian forces. US intel warns of plan to fly in 10,000 paratroopers and 'decapitate' government" https://www.dailymail.co.uk/news/arti... .

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved