Banjir Kota Medan
5 Kelurahan Terdampak Banjir di Medan Maimun, Ketinggian Air Capai 1,7 Meter
Ratusan Warga Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, diterjang banjir sejak semalam.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan Warga Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, diterjang banjir sejak semalam.
"Ada 5 kelurahan yang terdampak, di antaranya Sei Mati, Hamdan, Aur, Sukaraja, dan Kampung Baru. Kalau satu lagi, Kelurahan Jati tidak terlalu," kata PLT Camat Medan Maimun Andi Mario kepada Tribun Medan, Senin (28/2/2022).
Ada pun lima kelurahan yang terdampak tersebut terkena luapan Sungai Deli. Total warga yang terdampak dikatakannya lebih dari 500 KK.
Andi menjelaskan ketinggian air mencapai 1,7 meter. Bahkan dijelaskannya untuk rumah warga di Kampung Aur sampai tenggelam.
"Naiknya air itu sekitar pukul 02.00 WIB dan sekitar pukul 04.00 WIB mulai menyurut. Tapi sampai sekarang yang belum surut habis," katanya.t
Andi mengungkapkan banyak warga yang dievakuasi ke kantor lurah, mushola serta rumah warga lainnya yang tak terdampak banjir.
Brangkat dari persoalan itu sudah ada dibangun posko dan dapur umum untuk masyarakat terdampak.
Misalnya, di Kelurahan Hamdan, Aur, dan Sei Mati. Dikatakan beberapa konsumsi sudah disalurkan kepada warga yang terdampak.
Langkah ke depan pihaknya akan mengusulkan ke Balai Wilayah Sungai untuk mengeruk Sungai Deli melalui Pemko Medan.
"Karena itu Sungai Deli kan tanggungjawab dari pemerintah pusat. Untuk pengerukan nanti kita akan berkoordinasi dengan pemko," sebutnya.
"Itu sebenarnya sudah diusulkan pak wali untuk pengerukan tapi belum turun dari pihak BWS nya," tambahnya.
Padahal, menurutnya, sudah lebih 15 tahun yang lalu diajukan ke BWS untuk mengeruk Sungai Deli tapi tidak terealisasi.
Selain itu, banjir yang menimpa warga juga dikarenakan kanal yang berada di Johor tak berfungsi.
Padahal kanal tersebut untuk pengendalian banjir yang ada di Kota Medan. Sepengetahuannya sejak tahun 2006 tak berfungsi.
"Tadi malam pun tak berisi kabarnya kanal itu. Aturannya itu yang bisa mengendalikan debit air agar tak menenggelamkan perumahan warga," sebutnya.
Sampai kini belum ada korban jiwa dari kejadian banjir tersebut. Dikatakannya pihaknya akan terus memonitor banjir yang melanda warga dan mengevakuasi warga.
(cr8/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Warga-Gang-Merdeka-Kelurahan-Sei-Mati.jpg)