Berita Seleb
Inilah Deretan Wanita Indonesia yang Sukses Menjadi Pengusaha
Sudah banyak wanita yang tak lagi hanya mengurus rumah tangga kini wanita sudah bisa memilih menjadi apapun yang dirinya mau.
TRIBUN-MEDAN.com – Setiap tanggal 8 Maret diperingati sebagai hari perempuan internasional dimana tahun ini mengusung tema kesetaraan gender dalam konteks krisis iklim dan pengurangan risiko bencana.
Hari perempuan sedunia dimaknai sebagai seruan untuk melawan ketidaksetaraan, stereotip dan bias yang terjadi terhadap kaum perempuan.
Tak hanya itu Hari Perempuan Sedunia ini juga menjadi ajang untuk mengkampanyekan betapa pentingnya dunia yang ramah untuk kehidupan perempuan.
Juga termasuk merayakan perempuan-perempuan yang berani dalam mengambil pilihan dan tantangan.
Sudah banyak wanita yang tak lagi hanya mengurus rumah tangga kini wanita sudah bisa memilih menjadi apapun yang dirinya mau.
Di Indonesia khususnya, sudah banyak kaum wanita yang sukses menjadi pengusaha besar dan bisa bersaing dengan lelaki sebagai atasan.
Berikut adalah beberapa nama perempuan pengusaha sukes Indonesia bahkan namanya juga terkenal hingga ke penjuru dunia.
1. Martha Tilaar
Memilih menjadi pengusaha wanita di dunia yang maskulin ini memang tak bisa dibilang gampang, namun bukan berarti tidak bisa.
Akan ada banyak rintangan serta hambatan yang datang entah itu dari dalam diri atau dari lingkungan.
Hal itu juga dirasakan oleh Martha Tilaar pendiri perusahaan komestik dan berbagai layanan kecantikan atau yang biasa dikenal dengan Martha Tilaar Group.
Martha sendiri memulai bisnis dari nol dan modal yang sedikit, awalnya ia mengubah garasi rumahnya untuk dijadikan tempat memulai usaha.
Dirinya memang memiliki modal skill yang mumpuni karena ia lulusan akademi kecantikan di Amerika Serikat yang ia jalani saat ikut dengan suaminya. Setelah itu dirinya pulang ke tanah air dan mencoba peruntungan.
Martha lahir pada tahun 1973 dengan nama asli Martha Handana, ia mengatakan bahwa cara pandang, sistem dan budaya masyarakat Indonesia masih memandang rendah kaum wanita untuk bisa melangkah lebih maju dalam menggapai mimpi.
2. Catherine Hindra Sutjahyo
Kalian pasti sudah sering mendengar atau malah sudah sering berbelanja di marketplace Zalora, kan? Nah, perempuan yang biasa dipanggil Catherine ini termasuk perempuan kreatif yang ada di belakang layar Zalora, tempat belanja produk fashion secara online yang resmi beroperasi di dalam negeri mulai sekitar tahun 2012.
Buat membangun usahanya ini, ia melakukan sebuah dedikasi besar yaitu keluar dari perusahaan multinasional.
3. Intan Anggita Pratiwie
Saat ini banyak orang yang melakukan pekerjaan yang sangat bertolak belakang dari latar belakang pendidikan. Tak terkecuali seniman yang bernama Intan Anggita ini.
Diketahui ia adalah lulusan fakultas Hukum Universitas Parahyangan, Bandung dan berhasil mendapatkan gelar magister di bidang seni dari Instiut Musik Daya Indoneia.
Kemudian ia sangat menyukai kegiatan daur ulang sampah dan isu lingkungan, rasa penasaran dan ketertarikannya tersebut juga mendapat dukungan penuh dari keluarga.
Akhirnya Intan berhasil membuat brand pakaian daur ulang Sight From The East, yang sekarang ini berubah nama menjadi Sight from the earth.
4. Susi Pudjiastuti
Walau sering dianggap remeh karena hanya lulusan SMP, Susi Pujiastuti tidak pernah merasa rendah, hingga saat pertama kali ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan menuai banyak polemik.
Alasannya enggak hanya karena karakter yang eksentrik tetapi juga backgorund pendidikan nya yang tak sesuai sebagai seorang menteri.
Susi yang tidak malu mengakui kekurangannya menjadi sebuah pelajaran yang bagus buat kita. Kita tidak mesti malu dengan kekurangan yang dimiliki, malah hal tersebut menjadi pemicu untuk dapat berbuat yang lebih lagi. Tidak cuma berhasil menjadi seorang pengusaha, Ibu Susi faktanya juga bisa melesat menjadi seorang menteri. Kisah ini juga bisa menjadi inspirasi buat kita, khususnya buat kaum perempuan.
5. Claudia Wijaya dan Yenti Elizabeth
Awalnya brand BerryBenka hanya online shop kecil yang dibuat oleh dua perempuan ini sekitar pada tahun 2011.
Sesudah berproses serta bertransformasi, BerryBenka sukses berubah jadi marketplace yang menjual segala keperluan perempuan dan laki-laki yang ingin tampil maksimal.
Sekarang ini BerryBenka sudah mendapatkan investasi lebih dari Rp60 miliar.
6. Diajeng Lestari
Brand HijUp merupakan sebuah brand yang dibuat oleh Diajeng Lestari, berbeda dengan toko online lain brand ini menjual aksesoris yang khusus menyasar perempuan muslim Indonesia.
Diajeng memulai bisnisnya ini dari 2011 dan ia pun akan memulai ekspansi ke pasar luar negeri.
7. Veronika Linardi
Wanita ini sukses mengembangkan usaha start-up yang diketahui adalah website Qerja, yang memberikan data tentang pendapatan atau gaji diperusahan-perusahan yang ada di dalam negeri.
Para jobseeker maupun yang sudah bekerja dapat saling tukar informasi tanpa memberikan identitas di Qerja.
Pengetahuannya dalam bidang sumber daya manusia memberikan rasa percaya diri untuk membuat usaha online ini.
(cr18/tribun- medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Deretan-Wanita-Sukses.jpg)