Breaking News:

Berita Langkat

LPSK Sore Ini Beber Identitas Oknum TNI dan Polisi yang Terlibat Kerangkeng Manusia

Komnas HAM berjanji akan membeberkan identitas oknum TNI dan polisi yang terlibat kasus kerangkeng manusia

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
HO / Tribun Medan
Komnas HAM bersama Polda Sumut saat melaku investigasi di kerangkeng manusia milik Terbit Rencana. 

TRIBUN-MEDAN.COM,BINJAI- Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) berencana membeberkan identitas oknum TNI dan polisi yang terlibat kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin.

Rencananya, identitas oknum TNI dan polisi itu akan disampaikan sore ini, Rabu (9/3/2022). 

"Nanti akan kami jelaskan di konpres sore ini," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi, melalui sambungan telepon seluler.

Ditanya lebih lanjut mengenai kasus ini, dia meminta awak media untuk bersabar. 

Sementara itu, Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) tengah menyelidiki temuan Komnas HAM dan LPSK terkait adanya dugaan keterlibatan anggota TNI AD di kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin.

Baca juga: Polda Sumut Akui Ada Anggotanya Terlibat Kasus Kerangkeng Manusia, Namun Identitas Disembunyikan

Komandan Puspomad, Letjen TNI Chandra W Sukotjo mengatakan proses penyelidikan sampai sekarang masih dilakukan.

"Masih berlangsung," kata Letjen Chandra saat dikonfirmasi Kompas.com.

Letjen Chandra memang langsung memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki temuan Komnas HAM itu.

Puspomad sudah mengumpulkan keterangan, termasuk dari sejumlah saksi.

Salah satu pihak yang dimintai keterangan oleh Puspomad adalah sejumlah mantan penghuni kerangkeng di rumah Bupati Langkat.

Baca juga: Perintah Danpuspomad tak Main-main, Siapa Oknum TNI AD Terlibat Kasus Kerangkeng Manusia di Langkat

Puspomad pun sudah mengumpulkan keterangan dan alat bukti lainnya terkait nama-nama oknum TNI AD yang diduga terlibat dalam praktik kerangkeng manusia miliki Terbit Rencana Perangin-angin tersebut.

Komnas HAM memberikan nama-nama anggota TNI AD yang diduga ikut terlibat dalam operasional kerangkeng manusia Bupati Langkat yang diklaim sebagai tempat rehabilitasi narkoba itu.

Meski begitu, Letjen Chandra belum membuka hasil penyelidikan sementara dari temuan Komnas HAM itu.

Letjen Chandra juga belum mengungkap siapa-siapa saja oknum TNI AD yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap penghuni kerangkeng manusia Bupati Langkat.

Baca juga: LPSK Sebut Diduga Lima Oknum Anggota TNI Terlibat dalam Keberadaan Kerangkeng Manusia di Langkat

"Akan kita sampaikan pada waktunya," tegas Danpuspomad.

Selain bekerja sama dengan Komnas HAM, Puspomad juga berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara, pihak Pemkab Langkat, dan aparat penegak hukum lain dalam menangani kasus ini.

"Telah dilaksanakan pengumpulan keterangan dari para saksi, di antaranya para mantan penghuni kerangkeng di rumah Bupati Langkat serta beberapa saksi yang diduga mengetahui hal tersebut," ujar Kepala Penerangan Puspomad, Letkol Cpm Agus Subur Mudjiono, Kamis (3/3/2022).(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved