Berita Dairi

PANGGILAN Darurat 'Dairi Siaga' Segera Diluncurkan, Bupati Eddy Berutu: Jangan Kecewakan Masyarakat

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyambut baik rencana pembuatan call center 112 yang diberi nama 'Dairi Siaga'.

Alvi Suwitra/Tribun-Medan.com
KETEMU WARGA: Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Pasir Tengah Kecamatan Tanah Pinem, Selasa (8/3/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyambut baik rencana pembuatan call center 112 yang diberi nama 'Dairi Siaga'.

Dalam arahannya, Eddy Berutu meminta agar pelayanan kepada masyarakat tersebut harus ditindaklanjuti.

"Keluhan yang sampaikan oleh masyarakat harus segera ditindaklanjuti dan jangan sampai mengecewakan masyarakat. Proses layanan pengaduan yang diterima harus dilakukan sesederhana mungkin, tepat sasaran dan tentunya masyarkat pun harus memanfaatkannya secara bijak dan sesuai aturan yang berlaku," tegas Eddy Berutu.

Bupati berharap dengan adanya call center ini tujuan untuk menunjang 6 pilar smart city dan merupakan implementasi dari smartcity itu sendiri akan lebih mudah untuk dicapai.

"Saya berpesan konsistensi call centre harus terjaga dengan maksimal. Saya berharap semua memberi respons pelayanan yang maksimal juga agar masyarakat merasa nyaman," pungkas bupati.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Dairi akan segera meluncurkan call center 112 yang diberi nama 'Dairi Siaga' untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: HARGA Cabai Merah Perlahan Turun, Tapi Sayur dan Buah Alami Lonjakan Harga

Baca juga: RUSIA China Sahabat tanpa Batas, Apakah Xi Jinping Kabulkan Permintaan Senjata dari Putin?

Kadis Kominfo Dairi, Aryanto Tinambunan mengatakan, saat ini rencana call center itu sedang dalam tahap di Kementrian Komunikasi dan Informatika.

"ini lagi proses ke Kementerian Kominfo," ujarnya kepada Tribun Medan, Senin (14/3/2022).

Aryanto menjelaskan, nantinya call center ini berguna bagi masyarakat yang akan sedang membutuhkan bantuan baik ditingkat pemerintahan maupun kriminal.

"Saat terjadi hal-hal yang mencurigakan, dianggap berbahaya, atau mengancam nyawa, warga diimbau menghubungi 112. Selanjutnya akan terhubung kepada instansi terkait untuk memberi respon dan tindak lanjutnya. Call center ini akan menjadi nomor tunggal yang memudahkan setiap warga mendapatkan bantuan ketika kondisi darurat," terangnya.

Ketika akan melakukan panggilan call center, masyarakat tidak ada dikenakan biaya pulsa ataupun lainnya. Bahkan, masyarakat dapat menggunakan panggilan tanpa menggunakan kartu SIM Card.

"Nomor darurat 112 bisa dihubungi melalui telepon seluler maupun telepon rumah. Panggilan ini bebas biaya dan dapat dilakukan bahkan dalam kondisi ponsel tanpa SIM card, asalkan masih dalam jangkauan sinyal layanan operator," ungkapnya.

Baca juga: RUSIA LUNCURKAN SERANGAN, 8 Rudal Ditembakkan dengan Sasaran Pangkalan Militer Ukraina

Baca juga: RUSIA LUNCURKAN SERANGAN, 8 Rudal Ditembakkan dengan Sasaran Pangkalan Militer Ukraina

(cr7/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved