Breaking News:

Berita Medan

BENTAK Petugas e-Parking Sambil Petentengan, Polantas Kantor Samsat Diperiksa Propam Polda Sumut

Pemeriksaan guna mengetahui kronologi kejadian. Pemeriksaan polisi berpangkat Aipda itupun disebut hanya sebatas interogasi internal.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
HO
Keributan Polantas berpangkat Aipda berinisial S dengan petugas E Parking di kantor Samsat Medan Utara, Jalan Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat. Polisi tersebut diduga tak terima lantaran di lokasi menerapkan sistem E Parking.   

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Video cekcok antara polisi lalulintas (Polantas) dengan petugas E Parking Pemko Medan viral.

Seorang polisi berseragam lengkap nampak membentak-bentak supervisor e-Parking.

Dalam video terlihat polisi berseragam lengkap itu meletakkan kedua tangannya ke pinggang.

Baca juga: Atta Halilintar Serahkan ke Polisi Tas Dior Pemberian Doni Salmanan, Segini Harganya!

Dia pun menunjuk-nunjuk pria berkemeja merah tersebut dengan jari tangan kanannya dengan wajah penuh kemarahan. 

Kejadian ini terjadi pada 14 Maret lalu di Kantor Samsat Medan Utara, Jalan Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat.

Diduga polisi berinisial S itu tak terima di lokasi di samping kantor Samsat diterapkan E Parking.

"Institusi mau kau lawan, kau," kata Polantas berpangkat Aipda sambil membentak, dilihat Kamis (17/3/2022).

Menanggapi hal tersebut, Polda Sumut mengatakan personel berinisial S dan berpangkat Aipda telah diperiksa oleh Propam Polda Sumut siang tadi.

Pemeriksaan guna mengetahui kronologi kejadian. Pemeriksaan polisi berpangkat Aipda itupun disebut hanya sebatas interogasi internal.

"Diperiksa untuk mengetahui sejauh mana petugas tersebut saat kejadian. Jadi sifatnya interogasi internal,"kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Uang di Rekening Indra Kenz Hanya Rp 1,8 Miliar, Polisi Minta Tolong ke PPATK!

Hadi mengatakan kedua belah pihak bersepakat berdamai.

Perdamaian dihadiri beberapa pihak diantaranya Dishub Kota Medan, Kasatlantas Polrestabes Medan dan pengelola parkir.

Dia menyatakan keributan karena ada kesalahpahaman.

"Itu kesalahpahaman petugas kita yang ada di lapangan. Semuanya sudah diselesaikan secara baik-baik," kata Hadi, Kamis (17/3/2022).

(Cr25/ tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved