News Video

Forkopimda Kabupaten Karo Mengecek Ketersediaan dan Harga Minyak Goreng di Pasar Kabanjahe

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke pusat pasar tradisional Kabanjahe

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke pusat pasar tradisional Kabanjahe, Jumat (18/3/2022). Pada sidak kali ini, Forkopimda Karo yang turun langsung yaitu Bupati Karo Cory br Sebayang, Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, dan Dandim 0205/TK Letkol Inf Benny Angga Ambar Suoro.

Amatan www.tribun-medan.com, sidak kali ini Forkopimda Karo menyasar ketersediaan dan harga minyak goreng di pasar. Beberapa lapak pedagang yang menjual minyak, dicek langsung mulai minyak kemasan hingga minyak curah yang saat ini sudah ditetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, Sidak kali ini memang ditujukan untuk mengecek harga minyak terutama eceran. Setelah melakukan pengecekan langsung ke pasar, pihaknya melihat masih ada pedagang yang menjual minyak di atas HET yang telah ditentukan. Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan HET minyak goreng curah di angka Rp 14.000 per liter.

"Hari ini kita melakukan pengecekan langsung ke pasar Kabanjahe untuk mengecek harga minyak curah. Memang ada kita temukan pedagang yang masih menjual minyak curah sedikit di atas HET yang telah ditentukan oleh pemerintah, di harga 15 ribu rupiah," Ujar Ronny.

Dikatakan Ronny, harga tersebut diketahui berdasarkan pengakuan dari para pedagang. Hal ini dikarenakan para pedagang mengambil minyak di produsen seharga 14 ribu rupiah, hingga Rp 14.500.

"Nanti akan kita cek kembali dan kita imbau agar menjual minyak goreng curah di harga yang telah ditentukan oleh pemerintah," Ucapnya.

Dirinya mengatakan, nantinya pihaknya akan kembali melakukan pengecekan ketersediaan minyak ke distributor. Meskipun saat ini harga minyak kemasan sudah dicabut HETnya, pihaknya tetap akan melakukan pengecekan untuk memastikan ketersediaan minyak bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ketika ditanya apakah dengan dicabutnya subsidi dari pemerintah terhadap minyak kemasan berdampak pada beralihnya masyarakat ke minyak curah. Dikatakan Ronny, hingga saat ini pihaknya belum melihat adanya aktivitas menonjol.

"Sementara ini tidak ada panic buying yang masyarakat beralih ke minyak curah. Di beberapa toko juga belum ada kita lihat antrean-antrean masyarakat yang membeli minyak kemasan maupun minyak curah," Pungkasnya.

(cr4/www.tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved