Perang Rusia Ukraina

Komandan Pasukan Terjun Payung Rusia yang Ditakuti Tewas di Ukraina

Salah satu komandan pasukan terjun payung top Rusia telah tewas di Ukraina.

Tayang:
GTRK Kostroma/east2west news
Kolonel Sergei Sukharev of the 331st Guards Parachute Assault Regiment, Kostroma. 

TRIBUN-MEDAN.com - Salah satu komandan pasukan terjun payung top Rusia telah tewas di Ukraina.

Menurut laporan The Mirror, Jumat (18/3/2022), kematian Kolonel Sergei Sukharev, dari Resimen Serangan Parasut Pengawal ke-331 dari Kostroma, dikonfirmasi oleh TV pemerintah di Moskow.

"Komandan Resimen Lintas Udara Kostroma, Kolonel Sergei Sukharev ... tersesat dalam 'latihan (militer)', tetapi kembali ke rumah dengan cara yang benar," kata pernyataan Ukraina dengan bernada menyindir.

Wakilnya Mayor Sergei Krylov tewas di sampingnya, kata laporan itu.

Mereka termasuk di antara sejumlah yang terbunuh dari resimen Kostroma yang “agung”, yang dianggap sebagai salah satu pasukan tempur paling elit Rusia.

Rusia mengakui bahwa sersan senior Sergei Lebedev, sersan Alexander Limonov dan kopral Yuri Degtyaryov juga tewas.

Sukharev terlihat di TV Rusia pada bulan Januari ketika dia memimpin pasukannya kembali dari Kazakhstan di mana mereka telah dikirim menyusul gelombang protes.

Rusia menggambarkan misi mereka sebagai "penjaga perdamaian" dan Sukharev mengatakan pasukannya melindungi pembangkit listrik vital di Almaty.

Tewas juga dalam pertempuran Ukraina terbaru adalah perwira intelijen militer Sergey Vishnyakov, dari Brigade Pasukan Khusus Terpisah ke-22 GRU.

Dia diyakini telah tewas dalam pertempuran di dekat Mariupol dalam serangan Grad oleh batalion Azov Ukraina.

Letnan Kolonel Yuri Agarkov, dari Volgograd, komandan resimen senapan bermotor, tewas dalam operasi khusus.

Mayor Ruslan Petrukhin, wakil komandan batalion Brigade Senapan Bermotor ke-38, juga dilaporkan tewas dalam aksi di Ukraina.

Moskow telah mengerahkan Resimen Serangan Parasut Pengawal ke-331 sebelumnya di Chechnya dalam dua perang setelah jatuhnya Uni Soviet, di Georgia pada 2008, dan di Donbas pada 2014. (The Mirror)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved