Breaking News:

Diduga Salah Tangkap

Ya Allah Kasihannya, Nelayan Sepuh Disiksa Oknum Polres Batubara Hingga Tulang Retak dan Diperas

Seorang nelayan sepuh mengaku disiksa dan diperas penyidik Polsek Labuhan Ruku hingga Rp 40 juta

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/FREDY
Rusli, seorang pria yang diduga jadi korban salah tangkap Polsek Labuhan Ruku, Polres Batubara, Sumatera Utara saat mendatangi Polda Sumut, Jumat (18/3/2022). Dia datang untuk menanyakan laporannya yang melaporkan oknum polisi atas penganiayaan terhadap yang telah dilimpahkan ke Polres Batubara.   

"Kasus yang sudah selesai,  sudah berdamai baru saya yang ditangkap. Seminggu Muhammad Akhir ini keluar, sesuai dengan saksi di Prapid di pengadilan negeri Kisaran kemarin dia ditangkap tanggal 6 sampai 9 hari ditahan baru sampai tanggal 20 saya pula ditangkap."

Sementara itu, mantan Kapolsek Labuhan Ruku, Polres Batubara, AKP M Iskak ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler soal laporan Rusli, menyarankan untuk menghubungi pihak Satuan Reskrim Polres Batubara

"Kasusnya sudah diambilalih Polres Batubara, silakan tanya ke sana," tandas M Iskak.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Batubara, AKP Fery Kusnadi dikonfirmasi melalui telepon seluler menyatakan kasus pencurian kendaraan bermotor dan penadahan dengan tersangka Rusli sudah memenuhi unsur.

"Itu sudah cukup unsur karena barang bukti sepeda motornya ada kami amankan," kata Fery.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Berita Terkait :#Diduga Salah Tangkap
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved