Breaking News:

Keharmonisan Pasangan

Dampak Melakukan Hubungan Intim (Bercinta) saat Sedang Marah

Berhubungan seksual saat marah umumnya dilakukan setelah pertengkaran hebat atau beberapa jam atau hari setelahnya yang disebut makeup sex.

Editor: Abdi Tumanggor
Vemale.com
Ilustrasi berhubungan intim 

Meminta persetujuan

Meminta persetujuan kepada pasangan sangatlah penting sebelum kita mulai berhubungan seksual walau emosi sedang meledak-ledak.

Hal ini tidak sekadar memberi izin kepada pasangan tapi juga membuat hubungan seksual lebih baik.

Demikian dikatakan seorang psikolog konseling, psikoterapis, dan pendiri www.ursafespace.com, Shagoon Maurya.

"Meminta persetujuan pasangan Anda adalah hal pertama yang harus Anda lakukan dalam hal keintiman seksual," ujarnya.

Cara membuat nyaman

Menurut Maurya, hubungan seksual ketika marah dapat menjadi alat yang sehat untuk menarik hubungan dari masa sulit.

Namun, karena sifatnya yang intens, pasangan mungkin ragu dan menjadi lebih cemas.

Agar berhubungan seksual saat marah menjadi nyaman, pasangan harus:

1. Berkomunikasi Berilah gagasan untuk memulai berhubungan seksual ketika marah. 

Cara ini bertindak sebagai persetujuan dan memberi tahu minat pasangan.

Jika pasangan tidak mau melakukan, sebaiknya kita menghormati keputusannya dan jangan memaksa.

2. Menetapkan batasan

Semua perilaku di atas ranjang harus mempunyai batasan, termasuk ketika melakukan hubungan seksual saat marah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved