Keharmonisan Pasangan

Dampak Melakukan Hubungan Intim (Bercinta) saat Sedang Marah

Berhubungan seksual saat marah umumnya dilakukan setelah pertengkaran hebat atau beberapa jam atau hari setelahnya yang disebut makeup sex.

Editor: Abdi Tumanggor
Vemale.com
Ilustrasi berhubungan intim 

Pasalnya aktivitas seksual ini berisiko melibatkan perilaku yang lebih kasar dari biasanya.

Selama melakukannya salah satu pasangan bisa saja melakukan berbagai variasi.

Tapi, hubungan seksual yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan menyakitkan jarang terjadi.

3. Pemikiran intuitif

Kembangkan intuisi kapan harus berhubungan seksual dengan marah, sebab pertengkaran tidak selalu cepat mereda.

Terkadang hal-hal bisa menjadi terlalu serius dan sensitif bagi pasangan lainnya.

Karena itu, menjadi penting untuk membaca suasana hati dan baru mendekati pasangan dengan pendekatan seksual apa pun.

4. Pendekatan pascaseks

Seks hanyalah "pintu gerbang" untuk memulai kedekatan selama masa tidak nyaman dalam suatu hubungan.

Namun, ini hanyalah titik awal. Apa yang terjadi setelah seks yang intens adalah tahap yang harus dipikirkan bersama.

Artinya, pasangan dapat berdiskusi serius tentang masalah yang terjadi.

Kemudian, pasangan bisa terlibat dalam keintiman yang lembut dan bicarakan hal-hal dengan cara yang penuh perhatian dan kasih sayang.

5. Memiliki hubungan yang lebih sehat di luar seks

Kemesraan dan keharmonisan pasangan tidak sekadar digantungkan pada aktivitas seksual.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved