Keharmonisan Pasangan

Dampak Melakukan Hubungan Intim (Bercinta) saat Sedang Marah

Berhubungan seksual saat marah umumnya dilakukan setelah pertengkaran hebat atau beberapa jam atau hari setelahnya yang disebut makeup sex.

Editor: Abdi Tumanggor
Vemale.com
Ilustrasi berhubungan intim 

Pasangan sebaiknya mencari cara untuk meningkatkan hubungan dan dengan dirinya sendiri.

Misalnya, memiliki komunikasi yang sehat, kehidupan intim yang kuat, atau kehidupan profesional yang nyaman.

Hal tersebut dapat membantu pasangan menjalani kehidupan yang lebih baik dan sehat.

Pada akhirnya, pendekatan ini akan memungkinkan pasangan untuk memiliki hubungan seksual yang lebih baik.

Apalah berhubungan seksual ketika marah mempengaruhi kesehatan mental?

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa berhubungan seksual ketika marah adalah bentuk komunikasi nonverbal.

Ini dapat digunakan untuk menghindari komunikasi, tetapi melakukan hubungan seksual saat biasanya bukan solusi terbaik.

Melakukan aktivitas seksual ketika marah untuk menghindari komunikasi tidak menyelesaikan masalah yang dihadapi pasangan.

Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental ketika salah satu pasangan tidak meminta persetujuan atau perilaku buruk lainnya.

Maurya mengatakan bahwa kemarahan yang sering mengarah ke seks menciptakan pola yang tidak sehat dalam hubungan.

Alasannya adalah pikiran pasangan akan mulai menyamakan kemarahan dengan gairah dan nafsu seksual.

Keberhasilan berhubungan seksual ketika marah

Cara terbaik untuk mengukur hal ini adalah dengan bertanya kepada pasangan.

Tanyakan apakah ia menikmati dan merasa nyaman jika berhubungan seksual dilakukan saat marah.

Yang perlu diingat adalah jangan menggunakan hubungan seksual ketika marah sebagai cara untuk menghindari masalah terjadi.

Pasalnya seks tidak akan menyelesaikan masalah atau membuatnya pasangan lebih baik.

Komunikasi selalu menjadi cara terbaik.

Intinya, berhubungan seksual saat marah jangan dijadikan solusi sebab dapat mengakibatkan kecanduan.

(*/tribun-medan.com/ kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved