Berita Sumut

Edy Rahmayadi dan Ijeck Tulis Kalimat Awal dalam Mushaf Al-Quran Bermozaik Pertama di Sumut

Edy Rahmayadi dan Ijeck kompak menulis kalimat pertama dari 30 juz Al-Quran bermozaik

Edy Rahmayadi dan Ijeck Tulis Kalimat Awal dalam Mushaf Al-Quran Bermozaik Pertama di Sumut

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah menulis kalimat pertama dari 30 juz Al-Quran bermozaik yang akan diluncurkan pertama kali di Sumut. 

Keduanya terlihat menulis kalimat awal tersebut di depan Aula Arsyah Thalib Lubis Kampus I Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) saat dibukanya MTQ ke 38 Provinsi Sumatera Utara, Senin (21/3/2022). 

Rektor UINSU, Syahrin Harahap mengatakan Mushaf Al-Quran bermozaik ini sudah direncanakan selama puluhan tahun namun tak kunjung tercapai. 

"Selain dari seminar ada kegiatan yang sudah puluhan tahun kita rencanakan tapi tidak jadi-jadi. Ada saran dari tuan guru kita, di Sumatera Utara kita lakukan penulisan Mushaf bermozaik Sumatera Utara. Yang secara sederhana kami sebut dengan Mushaf Al Quran Sumatera Utara," ujar Syahrin, Senin (21/3/2022). 

Ia mengatakan, nantinya dalam Mushaf tersebut akan ditulis kalimat awalnya oleh 30 pejabat di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Kapolda, dan unsur Forkopimda lainnya. 

"Pak Gubernur mohon bersama Wakil Gubernur dan unsur Forkopimda selesai acara di dalam ini berkenan kita launching penulisan mushaf Al-Quran dari 30 jari-jari pejabat kami, kami mohon untuk digerakkan menuliskan kata awal dari semua juz Al Quran," katanya. 

Syahrin juga meminta dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Simanjuntak untuk ikut menuliskan kalimat awal dari 30 juz Mushaf Al-Quran Sumut. 

"Pak Kapolda mohon juga dapat ikut berkenan. Mungkin disertai oleh staf bapak yang paling bisa menemani bapak untuk acara ini," ungkapnya. 

Syahrin mengatakan Mushaf Al-Quran Sumatera Utara ini ditargetkan akan selesai pengerjaannya dalam satu tahun ke depan. 

"Goresan tangan dari para pemimpin kami merupakan doa dari kami semua, semoga Mushaf yang menjadi kebanggaan Sumatera Utara itu nanti akan dilanjutkan penulisannya selama satu tahun ini," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved