Kasus Kerangkeng Maut

BABAK BARU Kasus Kerangkeng Maut Bupati Langkat, 8 Orang Jadi Tersangka, Berikut Inisialnya

Polda Sumut menangkap dan menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus tewas tahanan yang dikerangkeng.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Kondisi salah satu ruangan tahanan pribadi milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin, Rabu (26/1/2022).(Tribun Medan/Fredy Santoso) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Kasus kerangkeng milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin memasuki babak baru.

Polda Sumut menangkap dan menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus tewas tahanan yang dikerangkeng.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, penetapan tersangka setelah pihaknya melakukan gelar perkara.

Baca juga: LPSK Bocorkan Reaksi Ketua DPRD Langkat Sribana saat Tahu Ada Korban Tewas di Kerangkeng

"Hasil gelar perkara penyidik Ditreskrimum Polda Sumut hari senin tgl 21 Maret 2022 terkait kerangkeng Bupati langkat Non Aktif TRP, Polda Sumut telah menetapkan  delapan tersangka," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Senin (21/3/2022).

Satu foto bukti manusia dikerangkeng di Penjara Khusus milik Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin.
Satu foto bukti manusia dikerangkeng di Penjara Khusus milik Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin. (TRIBUN MEDAN/HO)

Adapun delapan tersangka kasus tewas tahanan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kerangkeng Bupati Langkat adalah HS, IS, TS, RG, JS, DP, HG dan SP.

Terhadap tujuh tersangka berinisial HS, IS, TS, RG, JS, DP dan HG polisi menjerat dengan pasal 7 undang-undang RI No 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman 15 thn ditambah 1/3 ancaman pokok 

Namun terhadap SP dan TS polisi menjerat dengan pasal 2 undang-undang  no 21 tahunn 2007 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca juga: UPDATE TERKINI Kasus Kerangkeng Maut Bupati Langkat, Polisi Tangkap 8 Orang Tersangka

Meski demikian, Hadi belum mau membeberkan peran para tersangka.

"Nanti jelasnya akan dipaparkan," ucapnya.

(Cr25/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved