Berita Medan

Rizal Ramli Sebut Luhut Binsar Mirip Harmoko, Karena Getol Wacanakan Jabatan Presiden Tiga Periode

Rizal Ramli sempat menyinggung nama Luhut Binsar Pandjaitan yang getol mewacanakan jabatan presiden tiga periode

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ANUGRAH NASUTION
Rizal Ramli saat mengikuti diskusi bersama Rahudman Harahap, Senin (21/3/2022) /Anugrah Nasution. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Rizal Ramli, mantan Menteri Keuangan di era Presiden Abdurahman Wahid terang-terangan menyebut Luhut Binsar Pandjaitan mirip dengan Harmoko.

Pasalnya, Luhut Binsar Pandjaitan begitu getol menyuarakan jabatan presiden RI tiga periode.

Menurut Rizal Ramli, apa yang diwacanakan Luhut Binsar Pandjaitan itu jelas bertentangan konstitusi. 

"Ini teman saya Luhut juga bisik bisik trus biar lanjut priode sudah kayak Harmoko jilid II. Kalau sudah jelas melanggar konstitusi ya sebaiknya jangan," kata Rizal Ramli, saat  menghadiri acara diskusi bertajuk strategi perbaikan ekonomi pasca-pandemi Covid-19 di kediaman mantan Wali Kota Medan, Rahudman Harapan, Senin (21/3/2022).

Rizal Ramli mengatakan, di era orde baru, pembisik seperti Harmoko mirip sekali dengan Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca juga: Bertempat di Rumah Rahudman Harahap, Rizal Ramli Nyatakan Siap Jadi Capres, Pengin Gantikan Jokowi

"Pada saat itu Harmoko getol meminta Soeharto kembali maju. Padahal pak Harto awalnya sudah ragu. Sudah harusnya nimang cucu, tapi pak Harmoko begitu getol minta pak Harto buat maju lagi, nah, pada akhirnya 1998 kita lihat kejatuhan Soeharto, harusnya jika tidak lanjut, berhenti saja pasti saat ini sejarah bisa berubah dan beliau dianggap pahlawan," kata Rizal. 

Menurut Rizal, di beberapa negara, ketika para pemimpinnya tidak baik menjalankan kepemimpinan, maka akan secara sadar mereka merasa malu dan mengundurkan diri dari jabatannya.

Seperti yang terjadi di Jepang dan negara negara Eropa. 

Lantas, Rizal pun mengaitkan antara kelangkaan minyak goreng dengan wacana perpanjangan masa priode presiden. 

Baca juga: MANTAN Menteri Ekonomi Rizal Ramli Soroti Lonjakan Harga Minyak Goreng: Jangan Buang Badan

"Kalau di Jepang seperti Perdana Menteri AB, dia makan di restoran, ketika bayar, ajudannya lupa bayar pakai uang negara, ketahuan sama wartawan dia malu. Padahal hanya beberapa dolar, dan mengundurkan diri. Sama hal nya dengan negara negara Eropa. Ini ngurusin minyak goreng saja tidak bisa pengin pula jadi presiden sekali lagi," ujar Rizal. 

Dalam kesempatan itu, Rizal Ramli juga mengaku tidak mau lagi menjadi menteri. 

"Kok jadi Menko, kalau jadi Menko tidak mau lagi, jadi presiden," celetuk mantan Menteri Kemaritiman dan Investasi era Presiden SBY itu. 

Ramli mengatakan, keinginannya tersebut lantaran ia berniat memajukan Indonesia.

Dia pun mengenang bagaimana dirinya berhasil menaikkan perekonomian Indonesia tak kala dirinya menjabat sebagai Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan dan Industri dimasa pemerintahan Gus Dur. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved