Breaking News:

Berita Siantar

SEJUMLAH Karyawan RS Horas Insani Siantar Protes, Tuntut Pembayaran Gaji dan THR Tahun 2021

Puluhan karyawan Rumah Sakit RS Horas Insani Pematangsiantar menuntut pembayaran gaji, denda keterlambatan gaji, hingga THR ataupun THN tahun 2021.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN MEDAN / ALIJA MAGHRIBI
Puluhan karyawan Rumah Sakit RS Horas Insani Pematangsiantar menuntut gaji, denda keterlambatan gaji, hingga THR ataupun THN tahun 2021 dibayarkan. Mereka melakukan aksi tuntutan kepada manajemen direksi dan komisaris, Kamis (24/2/2022) 

Salam Tarigan, Komisaris Utama PT Horas Insani mengakui ada konflik yang terjadi di level pemegang saham RS Horas Insani. Para pemilik saham tidak mau duduk bersama membahas arah rumah sakit ke depan

“(Pilihan) pertama pemegang saham harus duduk bersama agar operasional rumah sakit berjalan baik. Kemudian, kedua, menjual kepemilikan saham kepada pihak lain sehingga rumah sakit bisa beroperasi seperti rumah sakit yang lain,” ujar Salam.

Salam menyebut pada bulan 22 Februari 2022 kesepakatan tidak terjadi antara pemegang saham.

Dalam arti 60 persen pemilik saham setuju penjualan saham, namun 40 persen tidak mau menjualkan sahamnya untuk mengatasi permasalahan.

Peliknya konflik antarpemegang saham, dalih Salam, menjadi keraguan kandidat investor untuk mau mengambil rumah sakit ini.

“Saya berharap para karyawan bisa mengajak para pemegang saham agar mengerti bahwa ini bukan keputusan sepihak. Jadi berat sekali bagi kami untuk mengambil keputusan. Maksudnya saya kalau pada bulan 2 diskusi terjadi, bulan tiga bisa gajian,” katanya.

Selaku komisaris, Salam meminta para karyawan menjaga kondusifitas.

Para pemilik saham akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 5 April 2022. Hasil rapat akan memutuskan nasib RS Horas Insani Pematangsiantar.

“Kita akan mengambil keputusan apakah rumah sakit ini pailit, atau ada permintaan dari direksi, atau memang pemegang saham bisa memberikan gaji dan hal hal lain untuk operasional rumah sakit. Tentu saya berharap demo seperti ini tidak terjadi dan mengganggu pelaksanaan RUPS tanggal 5 tahun 2022,” katanya.

Baca juga: Ria Ricis Pukuli Perutnya saat Hamil Muda, Ada Masalah dengan Suami?

Baca juga: Sapa Warga Binaan, Plt Kalapas Binjai Kanwil Kemenkumham Sumut Kontrol Blok Hunian WBP

(alj/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved