Polres Tebing Tinggi

Cegah Peziarah Jadi Korban Pungli dan Curanmor, Samata Polres Tebing Tinggi Siaga di Pemakaman

Mengindari adanya Pungli dan pencurian kendaraan bermotor bagi peziarah, Sat Samapta Polres Tebing Tinggi  berjaga lokasi TPU umat Islam sekitar kota

Editor: Arjuna Bakkara
ISTIMEWA
Mengindari adanya Pungli dan pencurian kendaraan bermotor bagi peziarah, Sat Samapta Polres Tebing Tinggi  berjaga lokasi TPU umat Islam sekitar kota Tebing Tinggi, Senin (28/3/2022). 

Cegah Peziarah Jadi Korban Pungli dan Curanmor, Samata Polres Tebing Tinggi Siaga di Pemakaman

TRIBUN-MEDAN.COM, TEBING TINGGI -Menjelang bulan suci Ramadan tahun ini peziarah mulai memadati pemakaman-pamakaman untuk berziarah.

Menyikapi berbagai kemungkinanyang terjadi seperti gangguan keamanan khususnya Pungutan Liar (Pungli) dan pepnurian kendaraan bermotor pada peziarah, Sat Samapta Polres Tebing Tinggi  berjaga lokasi TPU umat Islam sekitar kota Tebing Tinggi, Senin (28/3/2022).

"Samapta Polres Tebing Tinggi telah siaga di TPU untuk menghindari gangguan, khususnya curanmor dan aksi pungli pada saat pelaksanaan kegiatan ziarah,"ujar Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto.

Dalam kegiatan menggunakan mobil dinas patroli DC tersebut dipimpin Kanit Dalmas 2 Aiptu Deddy D Situmorang, bersama Aipda Andy Syahputra, Bripka Frangky Manurung, dan Brigadir Supandi.

Kata Arianto petugas melaksanakan patroli sambang pada lokasi TPU di Jalan Sisingamangaraja Bandar Sono, TPU Jalan Prof HM Yamin, TPU Jalan Ahmad Yani Depan Sat Brimob Den B Tebing Tinggi dan TPU Jalan Antara Bagelen.

Menurut Kasi Humas, hal ini dilakukan dalam rangka meningkatnya jumlah kendaraan yang terparkir milik para peziarah jelang Ramadhan 1443 H,

“Dan sebagai upaya cegah terjadinya 3C khususnya pencurian kendaraan bermotor dan aksi pelaku pungli dengan modus membantu membersihkan dan meminta sejumlah uang, yang dapat membuat resah para peziarah” ungkap Kasi Humas.

Dalam kegiatan patroli ini, imbuhnya, tim patroli Samapta juga mengingatkan kepada petugas parkir untuk meningkatkan kewaspadaan, memonitor kendaraan yang parkir serta menempatkan dengan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Serta menyampaikan kepada para peziarah untuk melaporkan apabila mengalami pungli oleh pelaku dengan modus membantu membersihkan makam dimaksud,”tutupnya.(Jun-tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved