News Video

BNNP DKI Jakarta Rekomendasi Vokalis Sisitipsi Muhammad Fauzan Lubis Direhabilitasi 3 Bulan 

Kanit I Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Harry Gasgari mengatakan, dalam surat asesmen itu BNNP merekomendasikan Fauzan rehabilitasi selama

Editor: heryanto
Musisi Fauzan Lubis dibawa ke BNNP DKI Jakarta untuk menjalani rehabilitasi selama tiga bulan 

BNNP DKI Jakarta Rekomendasi Vokalis Sisitipsi Muhammad Fauzan Lubis Direhabilitasi 3 Bulan 

TRIBUNMEDAN.COM JAKARTA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta sudah mengeluarkan surat rekomendasi hasil asesmen terhadap vokalis sisitipsi Muhammad Fauzan Lubis, yang diamankan polisi karena kasus narkoba beberapa waktu lalu.

Hasil asesmen itu dikeluarkan BNNP dan sudah diserahkan ke Polres Metro Jakarta Barat pada Selasa (29/3/2022) sore.

Kanit I Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Harry Gasgari mengatakan, dalam surat asesmen itu BNNP merekomendasikan Fauzan rehabilitasi selama tiga bulan.

Fauzan mendapat rehabilitasi karena sebagai pengguna narkoba jenis ganja, dan bukan sebagai pengedar.

"Selama pemeriksaan ada pengguna narkotika belum ada indikasi yang bersangkutan sebagai pengedar," katanya di Mapolres Rabu (30/3/2022).

Menurut Harry, rekomendasi itu dikeluarkan oleh tim asesmen terpadu (TAT) yang terdiri dari polisi, Jaksa, Hakim dan BNNP.

Fauzan mendapat tempat rehabilitasi di gedung BNNP DKI Jakarta di kawasan Cideng, Petojo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

"Dari landasan hukum itu dilakukan rehabikitadi oleh asesmen terpadu. Pukul 11.00 WIB kami jalan ke BNNP untuk menyerahkan Fauzan," jelasnya.

Harry mengaku akan menyampaikan lebih lanjut terkait proses hukum Fauzan paska mendapat izin untuk rehabilitasi.

"Nanti kami sampaikan lebih lanjut lagi (terkait proses hukum)," tegasnya.

Sebelumnya, musisi Muhammad Fauzan Lubis dibawa ke gedung BNNP DKI Jakarta untuk menjalani assesment agar ditentukan rehabilitasi atau tidak pada Rabu (23/3/2022) pagi.

Fauzan turun dari tangga Polres Metro Jakarta Barat dengan gaya kerennya mengenakan kemeja putih, celana hitam dan kardigan biru dongker.

Pria 29 tahun itu terlihat santai ketika turun dan sempat memasukan kedua tangannya ke dalam kantong celana.

Saat ditanya kabarnya, Fauzan mengaku dalam keadaan sehat dan tidak mengalami penyakit apapun.

"Alhamdulillah sehat, alhamdulillah," katanya.

Fauzan mengaku senang karena hari ini ia bakalan menjalani assesment untuk menentukan nasibnya.

Karena hasil dari Tim Assesment Terpadu (TAT) BNNP DKI Jakarta akan menentukan apakah ia layak di rehabilitasi atau lanjut proses hukum.

"Ya yang terbaik saja (soal assesment), sehat selalu semoga cepat pulih" tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved