Naqsabandiyah Sumut

Tarekat Naqsabandiyah di Sumut Mulai Puasa Lebih Awal, Berikut Penjelasannya

Tarekat Naqsabandiyah memutuskan untuk memulai puasa Ramadan lebih awal dibanding dengan umat muslim lainnya

Tayang:
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN
Jamaah Tarekat Naqsabandiyah melakukan Salat Tarawih di Rumah Ibadah Suluk Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah, Pasar IV, Simpang Kongsi, Gang Leman Harahap, Marindal, Kabupaten Deliserdang,Sumatera Utara, Minggu (11/4/2021). TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN,MEDAN.COM,MEDAN-  Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Al Jalaliyah di Sumatera Utara (Sumut) memutuskan untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1443 Hijriah lebih awal dibanding dengan umat muslim lainnya.

Pada tahun ini, Tarekat Naqsabandiyah menetapkan awal Ramadan Jumat, 1 April 2022.

Menurut Syekh Muda,  jemaah Tarikat Naqsabandiyah, penetapan jadwal Ramadan ini berdasarkan hitungan hisab qamariyah. 

"Berdasarkan hitungan dari hisab qamariyah di Bandar Tinggi (Simalungun), awal Ramadhan pada hari Jumat tanggal 1 April 2022," ujarnya Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Yusuf Siregar Resmikan Majelis Zikir Thariqat Syattariyah Wa Naqsabandiyah Al Fajrin

Atas penetapan awal Ramadhan tersebut, maka jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah akan mulai melaksanakan ibadah salat tarawih mulai Kamis (31/3/2021) malam. 

Pelaksaan salat tarawih akan dilaksanakan di Masjid Pondok Pesantren Yayasan Dr Syekh Salman Daim di Bandar Tinggi, Simalungun.

Hal sama juga akan dilaksanakan bagi para jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Medan. 

Syekh Muda Markum mengatakan, bagi jemaah di Medan, malam tarawih digelar di rumah suluk Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah, Jalan Kongsi Gang Leman Harahap, Mariendal, Deliserdang.

Baca juga: Lebaran Lebih Awal, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Gelar Salat Idul Fitri Pagi Ini

"Tarawih malam pertama di majelis pesantren tetap dibuat, setelah itu nanti (jemaah) mau ikut umum (masjid lain) ya gak apa-apa, tapi awal Ramadhan menurut kalender kita tetap kita kerjakan," jelas Syekh Muda Markum.

Ia menuturkan selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah, tetap mengikuti aturan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19.

"Seperti biasa kita tetap ikuti Prokes secara disiplin dalam setiap kegiatan ibadah," kata Syekh Muda Markum.(cr17/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved