Breaking News

Perang Rusia Ukraina

Inggris Kerahkan 2 Jet Typoon dan 120 Mobil Lapis Baja ke Perbatasan Rusia

Inggris segera mengirim 120 mobil lapis baja - termasuk Mastiffs - ke Ukraina dan lebih banyak jet tempur ke perbatasan Rusia.

Ben STANSALL / AFP
Sebuah pesawat Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) Lockheed Martin F-35 Lightning II (kanan) dan Eurofighter Typhoon terbang melewati Farnborough Airshow, barat daya London, pada 17 Juli 2018. 

TRIBUN-MEDAN.com - Inggris segera mengirim 120 mobil lapis baja - termasuk Mastiffs - ke Ukraina dan lebih banyak jet tempur ke perbatasan Rusia dalam perlawanan terhadap Vladimir Putin.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan, Inggris akan meningkatkan persenjataan Ukraina dan berjanji untuk melakukan apa pun yang dia bisa untuk membantu memerangi pasukan Putin.

Kendaraan yang sebelumnya digunakan di Afghanistan untuk melawan Taliban ini dapat membawa hingga delapan tentara ditambah dua awak lainnya - dan dapat dipersenjatai.

The Sun mendapat kabar bahwa pemerintah Inggris berencana mengirim hingga 200 unit mobil lapis baja secara bertahap.

Kendaraan lapis baja Mastiff di Camp Bastion, di luar Lashkar Gah di Provinsi Helmand, Afghanistan pada 20 Desember 2012.
Kendaraan lapis baja Mastiff di Camp Bastion, di luar Lashkar Gah di Provinsi Helmand, Afghanistan pada 20 Desember 2012. (AFP FOTO/POOL/Stefan Wermuth)

Inggris juga akan mengirim dua jet Eurofighter Typhoon lagi ke Rumania minggu depan untuk membantu mendukung NATO- bergabung dengan empat negara yang sudah ada di wilayah tersebut.

Dia mengatakan bersama sekutu Rumania, Amerika, dan Italia bahwa satu-satunya hal yang akan didengarkan Putin adalah unjuk kekuatan.

"Mesin perang Putin sibuk membunuh dan membunuh warga sipil yang membom wilayah sipil yang melanggar hukum internasional," katanya.

"Kami memiliki sesuatu yang tidak dimiliki Rusia - teman dan sekutu."

“Kami ada 30 negara, Putin hanya satu. Itulah kekuatan kami."

"Dan saya benar-benar bertekad Inggris akan berkontribusi untuk memastikan bahwa kita semua memainkan peran kita dalam mengatakan kepada Putin, Anda tidak akan mendapatkan apa yang Anda inginkan, Anda tidak akan menggertak kami.

"Inggris akan berbuat lebih banyak. Ini akan berkontribusi lebih banyak," katanya bersumpah.

Rusia bersiap untuk serangan baru di timur Ukraina, dan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace berjanji untuk melakukan semua yang dia bisa untuk membantu mendorong kembali pasukan mereka.

Kepala Staf Udara Inggris mengatakan kepada The Sun bahwa perang berada pada "titik genting" tetapi masih jauh dari selesai.

"Rusia sedang berkumpul kembali untuk mempersiapkan apa yang mereka harapkan akan menjadi serangan gencar terakhir," kata Sir Mike Wigston. (The Sun)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved