Kejati Sumut
KEJATI Sumut Geledah Kantor BPN Langkat dan Kanwil BPN Sumut terkait Kasus Mafia Tanah
Tim Penyidik Pidsus Kejati Sumut geledah Kantor Badan Pertanahan Nasional Langkat dan Kantor BPN Sumut.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Penyidik Pidsus Kejati Sumut, lakukan penggeledahan di dua lokasi yakni Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Langkat dan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Sumatra Utara.
Kasi Penkum Yos A Tarigan, saat dikonfirmasi tribunmedan.com, Sabtu (9/4/2022) membenarkan bahwa Tim Pidsus melakukan penggeledahan di dua kantor tersebut berdasarkan Surat Penetapan Pengadilan Negeri Medan No : 1/PGD/PID.SUS-TPK/2022/PN.MDN terkait pemberantasan mafia tanah di Kabupaten Langkat.
"Penggeledahan ini dilakukan untuk mencari barang bukti tambahan, dalam rangka mengembangkan proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengalihan fungsi Kawasan Hutan Suaka Margasatwa Karang Gading dan Langkat Timur Laut, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat," ucap Yos A Tarigan.
Dari hasil penggeledahan, kata Yos tim membawa beberapa dokumen, berkas, file dan data lainnya untuk melengkapi barang bukti.
Mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang ini juga mengatakan bahwa Tim Penyidik juga sudah turun ke Langkat dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengalihan fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading/Langkat Timur Laut, Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, yang seharusnya Hutan Bakau (mangrove) diubah menjadi perkebunan sawit sekitar 210 Ha.
"Tujuan tim penyidik Pidsus bersama tim terkait turun ke lokasi adalah untuk melakukan plotting dan menentukan titik koordinat di Kawasan Hutan Suaka Margasatwa Karang Gading dan Langkat Timur Laut Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Sejak akhir tahun 2021 lalu kasus ini sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan sesuai Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Nomor Print-16/L.2/Fd 1/11/ 2021 tertanggal 30 November 2021," beber Yos.
Terkait dengan kerugian keuangan negara, Yos menambahkan bahwa tim ahli saat ini sedang melakukan penghitungan untuk mengetahui besaran kerugian akibat dari alih fungsi kawasan hutan suaka margasatwa di Kabupaten Langkat.
"Proses penggeledahan tetap mengedepankan protokol kesehatan," pungkasnya.
(cr21/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tim-Penyidik-Pidsus-Kejati-Sumut-lakukan-penggeledahan.jpg)