Breaking News:

Kesehatan

ASAM LAMBUNG - Gejala Asam Lambung, Hindari Makanan Pemicu GERD, Bagaimana kalau Stres?

GERD setidaknya dapat didiagnosis ketika refluks asam lambung terjadi lebih dari dua kali dalam seminggu atau telah menyebabkan peradangan di kerongko

Penulis: Rena Elviana Purba | Editor: Salomo Tarigan
Freepik
Ilustrasi Asam Lambung 

1. Makan dalam porsi kecil

Dilansir dari Verywell Health, makan makanan secara berlebihan bisa membuat lambung membesar.

Hal ini pun bisa meningkatkan tekanan ke atas terhadap sfingter esofagus bagian bawah atau lower esophageal sphincter (LES). LES adalah katup yang berada antara kerongkongan dan lambung.

Peningkatan tekanan terhadap LES dapat menyebabkan katup ini terbuka dan asam lambung bocor ke kerongkongan.

Daripada makan tiga kali sehari dalam jumlah besar, penderita asam lambung sebaiknya cobalah untuk makan enam kali makan dalam poris kecil atau tiga kali makan kecil dan tiga kali snack.

Cara makan ini diyakni akan membantu menjaga perut penderita asam lambung agar tidak terlalu penuh.

Hal ini juga akan membantu mencegah produksi asam lambung yang berlebihan.

Asam lambung adalah cairan di lambung yang berfungsi membantu mencerna makanan.

Baca juga: CARA Mengetahui Whatsapp Anda Disadap, Ketahui Tanda Whatsap Disadap dan Cara Mengatasinya

2. Makan secara perlahan

Saat Anda makan, pembawa pesan kimiawi akan dikirim dari perut ke otak, memberi sinyal saat ada makanan.

Saat perut kenyang, otak merespon dengan sensasi kenyang.

Namun, dibutuhkan waktu hingga 15 menit agar sinyal tersebut mencapai otak.

Dengan makan cepat, Anda berisiko mengisi perut secara berlebihan sebelum sinyal pembawa pesan mencapai otak.

Kunyah 20 kali atau hitung sampai 20 sebelum mengambil kembali makanan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved