Kesehatan

ASAM LAMBUNG - Gejala Asam Lambung, Hindari Makanan Pemicu GERD, Bagaimana kalau Stres?

GERD setidaknya dapat didiagnosis ketika refluks asam lambung terjadi lebih dari dua kali dalam seminggu atau telah menyebabkan peradangan di kerongko

Penulis: Rena Elviana Purba | Editor: Salomo Tarigan
Freepik
Ilustrasi Asam Lambung 

3. Hindari makan sebelum tidur

Ngemil larut malam bukanlah ide yang baik jika Anda menderita GERD.

Saat Anda berbaring setelah makan, gravitasi memaksa isi perut Anda lebih dekat ke arah LES (terletak di dekat bagian atas perut). Jika Anda makan banyak, tekanan terhadap LES meningkat lebih jauh.

Untuk menghindarinya, sebaiknya jangan makan atau minum setidaknya dua jam sebelum tidur.

Jika Anda memiliki gejala GERD yang parah, Anda mungkin ingin berhenti makan empat jam sebelum tidur.

Makan lebih awal tidak hanya memastikan perut kosong saat tidur tetapi juga mengurangi tingkat asam lambung malam hari, menurut sebuah studi pada 2011 yang diterbitkan dalam Journal of Neurogastroenterology and Motility.

4. Tinggikan kepala saat tidur

Ketika Anda tidur dengan kepala lebih tinggi dari perut Anda, gravitasi dapat membantu mengurangi tekanan terhadap LES dan menjaga isi perut Anda dari refluks ke kerongkongan.

Anda dapat mengangkat kepala dengan beberapa cara, seperti: Tempatkan bantal ekstra di bawah kepala (idealnya bantal busa yang lebih kaku dan tidak akan runtuh)

5. Hindari makanan pemicu

Anda mungkin sudah mengetahui beberapa makanan yang dapat memicu heartburn pada diri Anda.

Beberapa makanan dapat menyebabkan heartburn dengan meningkatkan asam lambung, sedangkan yang lain bisa melakukannya dengan merelaksasi LES.

Ada juga makanan yang bisa langsung mengiritasi lapisan kerongkongan, seperti makanan pedas, buah jeruk, kopi, dan jus.

6. Gunakan antasida dengan benar

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved