Berita Sumut

Masjid Raya Siantar Hidangkan Bubur Caca dan Sop Legendaris untuk Berbuka Bagi Warga dan Musafir

bubur caca dan bubur sop legendaris. Kemudian kacang ijo. Lalu minumnya teh manis. Kita juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berbagi unt

Penulis: Alija Magribi |

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Momen Ramadan 1443 Hijriyah disiasati Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Raya Pematangsiantar untuk menggelar siraman rohani setiap harinya kepada umat. BKM menggelar pengajian setiap hari dengan beberapa topik untuk memperkuat ukhuwah islamiyah.

Sekretaris Seksi Ibadah BKM Masjid Raya Pematangsiantar, Ahmad Rinil Batubara menyampaikan rumah Allah SWT tersebut dibuka selama 24 jam untuk umat yang ingin beritikaf. Umat Islam diberi tempat untuk mencari keridaan Allah dan bermuhasabah atas perbuatan-perbuatannya.

“Ya, kita buka masjid selama 24 jam bagi yang mau beritikaf di masjid ini,” ujar Ahmad Rinil yang ditemui bah’da zuhur, Kamis (7/4/2022).

Seperti tahun-tahun sebelumnya pula, pada momen Ramadan kali ini, masjid raya tetap menyediakan makanan dan minuman berbuka yang diperoleh atas sumbangan-sumbangan jemaah. Masjid menyediakan bubur dan teh manis untuk dinikmati saat berbuka bagi musafir.

Makanan berbuka puasa dengan hidangan dari Masjid Raya, bisa dinikmati di Pendopo halaman depan masjid. Sehingga tak perlu kesulitan mencari tempat untuk duduk dan menikmati waktu berbuka.

“Bubur spesial kita itu bubur caca dan bubur sop legendaris. Kemudian kacang ijo. Lalu minumnya teh manis. Kita juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berbagi untuk umat berbuka.

Selain Masjid Raya Pematangsiantar juga menggelar tadarus setiap akhir salah tarawih dan setelah menggelar salat subuh. Kemudian pengajian setiap seusai salat zuhur. Semua ibadah itu dilaksanakan dengan ustaz yang tentunya berganti-ganti setiap harinya.

“Yang setelah salat subuh itu, pengajian untuk ibu-ibu dan bapak-bapak. Dan zuhur itu umum,” ujar Rinil kembali.

Rangkaian ibadah di Bulan Ramadan itu menambah kegiatan rutin di Masjid Raya Pematangsiantar yang dilaksanakan jauh sebelumnya. Di Masjid Raya, ada pengajian fiqih dan akidah dilaksanakan yang setiap Senin malam dengan Ustaz Ali Lubis (Ketua MUI), dan Ustaz Abdul Halim Lubis.

Kemudian pengajian tafsir setiap Selasa malam dengan Ustaz M Tigor Harahap.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved