Pemakaman Ipda Agus Husein

Momen Kapolsek Calon Istri Ipda Imam Agus Husein Peluk Foto Sang Pacar Selama Proses Pemakaman

Kapolsek Batang Gansal, Indragiri Hulu, Ipda Nadya Ayu Nurlia tak henti-hentinya memeluk foto almarhum Ipda Imam Agus Husein

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Kapolek Batang Gansal, Indragiri Hulu, Ipda Nadya Ayu Nurlia. 

Suasana duka begitu terasa, tatkala peti jenazah yang dibalut bendera merah putih memasuki ruang tengah rumah duka.

Romy Daulay (40), kerabat Ipda Imam Agus Husein mengatakan, bahwa almarhum ini adalah sosok anak yang ramah dan baik. 

“Kalau ditanya orang sekitar, dia itu orangnya ramah dan enggak sombong,” kata Romy. 

 

 

Meski terlahir dari kalangan keluarga yang berkecukupan, namun Ipda Imam Agus Husein tidak pernah menyombongkan diri. 

“Sebelum dia masuk Akpol pun, baik anaknya. Orangnya penyabar," kata Romy.  

Dalam kesempatan itu, Romy mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah membantu prosesi pemulangan jenazah adik sepupunya itu.

Dia berdoa agar jerih payah semua pihak yang membantu proses pemulangan jenazah adik sepupunya itu dapat diberi ganjaran setimpal oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Penyebab Kematian

Menurut informasi, sebelum gugur, Ipda Imam Agus Husein sempat terbentur pintu mobil taktis di bagian dada kirinya.

Setelah kejadian itu, korban mengeluhkan sesak napas dan nyeri di dada.

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Ferry Walintuka mengatakan, kejadian yang menimpa almarhum berawal pada pukul 15.15 Wita.

Ipda Imam Agus Husein yang saat itu bertugas sebagai Panit Escape baru selesai membubarkan massa bersama Satuan Anti Anarkis pada pukul15.40 Wita.

Almarhum lantas ke poskotis dengan mengendarai mobil taktis multifungsi lapis baja.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved