Berita Sumut

Gubernur Edy Rahmayadi Minta Maaf Karena Ekonomi Sumut Cuma Tumbuh 2,62 Persen

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kembali meminta maaf kepada masyarakat Sumatera Utara karena pertumbuhan ekonomi yang cuma 2,61 persen

Gubernur Edy Rahmayadi Minta Maaf Karena Ekonomi Sumut Cuma Tumbuh 2,62 Persen

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta maaf karena pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara meleset dari rencana.

Ditargetkan tumbuh 3 persen sampai akhir tahun 2021, namun hanya bisa 2,61 persen.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy di akhir sambutannya pada Sidang Paripurna Hari Jadi ke-74 Provinsi Sumut, di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (14/4/2022).

Karena target pertumbuhan ekonomi itu tidak tercapai, Edy meminta maaf kepada Ketua DPRD Sumut, para unsur pimpinan dan anggota serta kepada seluruh masyarakat.

"2021 Januari, saya berdiri di tempat ini. Saya menyampaikan, saya berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara sampai minimal 3 persen, dari Januari 2020 kita berada di 5,16 persen. Tapi setelah April 2020, kita terus turun sampai minus 2,7 persen pertumbuhan ekonomi kita," sebutnya.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya, terkhusus kepada ketua DPRD dan seluruh pimpinan dan juga masyarakat, saya tidak bisa mencapai sampai 3 persenndi awal tahun 2022 ini. Setelah dihitung dan setelah dilaporkan, keluar dari Jakarta, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara hanya berada pada 2,61 persen," ujar Edy lagi.

Ia mengatakan pada tahun 2020 awal, pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 5,16 persen.

Edy mengakunbegitu sulitnya hidup sampai ke tingkat rakyat, hingga saat ini baru berada pada 2,16 persen.

Namun Edy berjanji akan berusaha terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Saya sudah berbuat, kami sudah berbuat, sampai meningkatkan daya serap APBD, APBN berupa DAK dan DAU sudah sampai mencapai 89 sampai 90 persen, hingga bisa kita tekan, kita dorong untuk bisa diserap melalui kegiatan-kegiatan di masyarakat Sumut," katanya.

"Kita melakukan efisiensi-efisiensi yang lain, untuk menjaga dari kondisi kita saat ini yang sulit. Kita akan tetap berusaha dengan jalan yang ada, meningkatkan infrastruktur-infrastruktur agar pertanian-pertanian kita, buah-buahan kita ikan-ikan kita bisa dengan segera, dengan cost yang murah dirasakan rakyat kita sendiri, dengan kegiatan-kegiatan ekspor," sambung Edy lagi.

Selanjutnya ia mengungkapkan target ekonomi Sumut pada tahun 2022 antara 4 persen-4,5 persen. "2023 dan benar-benar kita bisa, harus kita capai, apalag di akhir jabatan saya selaku gubernur 5 September 2023, saya berusaha agar kemabali pulih rata-rata pertumbuhan ekonomi 5,16 persen," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved