Breaking News:

Berita Toba

Puluhan Ribu Benih Ikan Tilapia Ditabur di Danau Toba untuk Hempang Ikan Iblis Merah

Pemkab Toba bersama warga melepas ribuan bibit ikan tilapia untuk melawan kemunculan ikan iblis merah

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
HO
Penaburan benih ikan di perairan Danau Toba pada Kamis (14/4/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,TOBA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Toba menabur puluhan ribu bibit ikan nila dan ikan tilapia di Danau Toba.

Langkah ini dilakukan untuk penyeimbangan ekosistem, mengingat ikan iblis merah begitu berkembang pesat di Danau Toba dan merusak ekosistem yang ada.

Adapun penaburan bibit ikan ini dilakukan di empat lokasi, yakni Desa Lumban Binanga, Kecamatan Laguboti, Desa Sibuntuon Kecamatan Uluan, Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian dan Desa Lumban Gaol, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Baca juga: Nelayan Danau Toba Mulai Tangkapi Ikan Iblis Merah, Bupati Ingin Ikan Predator Dibuat Keripik

Keberadaan ikan iblis merah yang merugikan nelayan dan merusak habitat ikan mas dan ikan mujahir
Keberadaan ikan iblis merah yang merugikan nelayan dan merusak habitat ikan mas dan ikan mujahir (HO)

Kegiatan restocking merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya ikan dengan menambah stok ikan tangkapan ke perairan umum.

“Tingginya populasi ikan red devil (amphilophus labiatus) mengakibatkan jumlah hasil tangkapan nelayan di Danau Toba menjadi menurun,” sambung Poltak Sitorus katanya, dalam siaran pers, Jumat (15/4/2022).

Kegiatan restocking ini adalah salah satu upaya Pemkab Toba untuk meningkatkan produksi tangkapan ikan. 

“Maka harapan kita dengan suksesnya program ini, akan menambah penghasilan nelayan dan tentunya dapat mendorong kesejahteraan masyarakat untuk jangka panjang,” lanjutnya.

Baca juga: Ikan Iblis Merah Rencananya Akan Dibeli Pemkab Toba Seharga Rp 5 Ribu Perkilogram

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Toba Sahat M. Manulang mengatakan kontribusi dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian ekosistem dan ketahanan pangan.

“Saat ini dengan jumlah populasi ikan red devil yang semakin meningkat, sangat meresahkan nelayan tangkap. Hasil ikan tangkapan yang bernilai ekonomi seperti ikan nila atau ikan mas sudah jauh menurun drastis,” ungkap Sahat.

Menurutnya, sebelum ikan iblis merah atau ikan red devil muncul di Danau Toba, hasil tangkapan nelayan bisa mencapai 10 kilogram ikan per hari.

Baca juga: IKAN IBLIS MERAH Muncul di Danau Toba, Nelayan Merana Sebut Ikan Predator Ini Rusak Ekosistem

Namun, setelah jumlah populasi ikan iblis merah atau ikan red devil yang terus meningkat, hasil tangkapan hanya 1 hingga 2 kilogram per hari.

“Jauh menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga nelayan sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jadi dengan upaya restocking ini, kami optimis dapat menambah jumlah populasi ikan bernilai ekonomis," lanjut Sahat Manullang.

Inisiatif program restocking telah dilakukan perusahaan swasta setempat sejak beberapa tahun terakhir di sekitar unit usaha perusahaan.

Baca juga: IKAN Iblis Merah Resahkan Nelayan di Toba, Gubernur Edy Rahmayadi Bakal Lakukan Hal Ini

Tahun 2019 hingga 2021, lebih dari 450 ribu ekor penaburan benih ikan tilapia dilakukan di Kabupaten Toba dan Kabupaten Samosir.

Kemudian di tahun 2021, sebanyak 500 ribu ekor benih juga diserahkan kepada pelaku UMKM, petani tambak dan kelompok budidaya perikanan di Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara.

Akhir Maret 2022, perusahaan juga menebar 100 ribu ekor benih ikan tilapia di sekitar wilayah perairan Danau Toba. (cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved