Aksi Tawuran

Desa Bandar Khalipah Rawan Tawuran 'Bocah Ingusan', Polisi Mengklaim Sudah Rajin Patroli

Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan menjadi wilayah yang paling rawan aksi tawuran 'bocah ingusan'

Editor: Array A Argus
HO
Sekelompok 'bocah ingusan' terlibat tawuran di Desa Bandar Khalipah hingga meresahkan warga 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Sejumlah wilayah di Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan dianggap masyarakat sebagai tempat yang paling rawan terkait aksi tawuran sekelompok 'bocah ingusan'.

Menurut warga, sudah beberapa kali tawuran pecah.

Teranyar, sekelompok 'bocah ingusan' atau kerap disebut 'pecahan botol' saling lempar batu pada Minggu (17/4/2022) dinihari.

Aksi tersebut sempat direkam oleh warga.

Terkait aksi tawuran ini, Kapolsek Percut Seituan Kompol M Agustiawan mengklaim bahwa anggotanya sudah rutin melakukan patroli. 

Baca juga: Antisipasi Tawuran dan Balap Liar, Polsek Labuhan Ruku Gandeng Danramil

"Kami terus melakukan patroli, berkoordinasi dengan kadus," kata Agus, Minggu siang.

Selain patroli mengantisipasi tawuran di malam Minggu, Agus juga mengaku rutin melakukan patroli mengantisipasi kerusuhan saat asmara subuh.

Kendati demikian, tetap saja tawuran pecah hingga meresahkan masyarakat.

Dari video yang diunggap pemilik akun Facebook Fachry Hrp, tampak sekelompok remaja saling lempar batu.

Bahkan, rumah warga ikut jadi sasaran.

Baca juga: Ditinggalkan Teman-temannya saat Tawuran, Remaja Ini Berteriak Kejarlah, ah kelen

Karena rumah warga ikut jadi sasaran, pemilik akun Facebook Fachry Hrp berharap agar pihak kepolisian bisa menertibkan aksi 'bocah ingusan' ini.

"Diinfokan kepada Polresta Deliserdang, Polrestabes Medan, dan Polsek Percut Sei Tuan untuk segera bertindak. Karena sudah meresahkan dan mengganggu ketenteraman," tulisnya dalam video yang beredar.

Menurutnya, aksi tawuran ini bukanlah pertama kalinya terjadi. Tetapi, sudah sering terjadi, bahkan setiap malam pasti ada dan sudah menjadi rutinitas.

"Ini sering melakukan tawuran di jalan depan rumah warga," sebutnya.

Ia mengatakan, para remaja ini melakukan tawuran dengan menggunakan batu dan juga senjata tajam.

"Mohon kepada pihak berwajib untuk segera bertindak, karena bisa menimbulkan korban jiwa dan kerugian bagi warga sekitar," bebernya.(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved