Breaking News:

Sebut Sebagai Beban Nasional, Amien Rais Minta Luhut Panjaitan Mundur, Harap Jokowi Tegas

Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais meminta Menkomarinves Luhut Panjaitan mundur dari jabatannya.

YouTube.com/Amien Rais Official
Amien Rais 

TRIBUN-MEDAN.COM - Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais meminta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Panjaitan untuk mundur dari jabatannya.

Pernyataan itu diungkapkan Amien Rais saat menyampaikan pidato dalam rangka Milad Partai Ummat yang ke-1 di Jakarta, Minggu (17/4/2022).

"Pertama, seyogianya Pak Luhut segera mengundurkan diri. Sebagian besar masyarakat sipil, saya yakin sudah tidak percaya lagi pada Pak Luhut. Please, resign, the sooner, the better," ucap Amien.

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat itu juga meminta Jokowi untuk memecat Luhut bila bersikeras memegang jabatan yang saat ini ia emban. Amien menilai, Luhut kini bukan lagi aset bangsa tetapi lebih kepada beban nasional.

"Kalau Luhut nekat dan sudah terjebak dengan narcissistic megalomania yang diidapnya, Pak Jokowi seyogianya memecat dia. Luhut bukan lagi aset bangsa, ia telah menjadi liability, menjadi national burden atau beban nasional," ujar Amien.

Ia pun mendesak Jokowi agar membuat pernyataan yang tegas bahwa masa jabatannya akan berakhir pada 20 Oktober 2024.

Selain itu, ia juga kepada Jokowi agar menginstruksikan pihak-pihak yang menyuarakan penundaan Pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan presiden untuk berhenti.

"Jangan nekad. Jangan isin mundur. Keenam, waktu Anda sebagai Presiden tinggal 30 bulan. Cobalah jangan nambah utang lagi dan mengabdilah pada kepentingan rakyat Indonesia sendiri bukan kepentingan oligarki yang lebih berorientasi meladeni kepentingan asing," ucap Amien.

(Kompas.com/ Mutia Fauzia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Amien Rais: Pak Luhut, "Please Resign""

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved