Berita SImalungun

Ternak Warga Diterkam, BKSDA Perkirakan Jumlah Harimau di Simalungun 5-10 Ekor

BKSDA Siantar menyebut jumlah Harimau Sumatera yang ada di Kabupaten Simalungun ditaksir lebih dari lima ekor

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
HO
BPBD Kabupaten Simalungun, Dinas Kehutanan Balai Besar Provinsi Sumatera Utara bersama Polsek Jorlang Hataran serta pihak PTPN IV telah turun ke lokasi sapi yang jadi korban harimau, Kamis (14/4/2022) TRIBUN MEDAN -HO 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Sapi milik warga di Kebun Sawit PTPN IV Bah Birong Ulu, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun diduga diserang hewan buas yang dicurigai Harimau Sumatera beberapa hari lalu.

Pascapenyerangan hewan buas itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Siantar terjun ke lokasi untuk mencari keberadaan Harimau Sumatera.

Kepala Bidang (Kabid) Wilayah II BKSDA Siantar, Seno Pramudita, kepada jurnalis menyampaikan langkah pencarian yang dilakukan pihaknya tersebut belum membuahkan hasil. 

BKSDA hanya menemukan jejak kaki Harimau Sumatera.

Baca juga: Masuk ke Areal Perkebunan, Harimau Sumatera Serang Sapi Warga PTPN IV Jorlang Hataran Simalungun

"Belum ada tertangkap. Harimau-nya juga sudah kembali masuk ke dalam hutan yang menjadi habitatnya ke Hutan Sibatuloting. Hanya jejak-jejaknya saja yang ditemukan," sebut Seno Pramudita, Sabtu (16/4/2022)

Diperkirakan, harimau yang sempat muncul itu telah kembali ke Hutan Sibatuloting.

Untuk itu, Seno menyarankan kepada warga, agar tidak membiarkan hewan ternak seperti baik sapi, kerbau maupun kambing berkeliaran di perbatasan desa dengan kawasan Hutan Sibatuloting.

Dengan harapan, peristiwa sapi dimangsa harimau tidak lagi terulang.

Baca juga: Harimau Sumatera Melahirkan 3 Anak di Sanctuary Barumun Padang Lawas

"Teman-teman dari BKSDA sudah berikan sosialisasi tentang gangguan-gangguan itu ke masyarakat. Untuk hewan ternaknya, agar tidak lagi melepasliarkan ke pinggiran hutan. Kalaupun ke pinggir hutan, tidak sampai sore," pintanya.

Begitu juga terhadap warga, BKSDA juga menyampaikan seruan agar jangan sendirian masuk ke kawasan hutan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved