Berita Taput

Pasangan Suami Istri Pemilik Warung Tuak Siksa Pekerja, Kepala Korban Dihantam Gembok

Pasangan suami istri pemilik warung tuak dilaporkan ke Polres Taput karena dituding menyiksa pekerjanya bernama Medina Manullang

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
HO
Zulkarnain Purba, pemilik warung tuak yang diamankan karena menyiksa pekerjanya menggunakan gembok 

TRIBUN-MEDAN.COM,TAPANULI UTARA - Medina Manullang, warga Desa Batu Singunggung, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi sempat dianiaya pasangan suami istri pemilik warung tuak.

Adapun pasangan suami istri pemilik warung tuak itu masing-masing Zulkarnain Purba dan Yessi Sibagariang.

Keduanya merupakan warga Kelurahan Hutatoruan X, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput.

Dalam laporannya, Medina Manullang mengaku dianiaya dan disiksa oleh pasangan suami istri pemilik warung tuak itu.

Baca juga: Anjing Kesayangan Nyaris Jadi Tambul di Warung Tuak, Pemilik Malah Dipaksa Bayar

Di hadapan penyidik, Medina Manullang mengatakan kasus penganiayaan terhadap dirinya terjadi pada Rabu, 12 Januari 2021 lalu sekira pukul 21.00 WIB.

Saat itu Zulkarnain Purba yang baru saja datang ke warung tuak terlihat dalam kondisi mabuk.

Zulkarnain Purba kemudian marah-marah kepada korban, lalu memukul kepala korban menggunakan gembok.

"Berdasarkan laporan korban, dia dianiaya di kedai tuak milik terlapor, yang ada di pajak Tarutung, Kelurahan Hutatoruan VI, Kecamatan Tarutung, Kabbupaten Tapanuli Utara,” kata  Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, Senin (18/4/2022).

Saat Zulkarnain menganiaya korban, istrinya malah ikut melakukan penganiayaan.

Baca juga: Mabuk Tuak Gagal Berhubungan Badan dengan Wanita Gangguan Mental, Warga Bogor Tewas Jadi Tontonan

Istri pelaku kemudian menginjak kepala korban.

Terkait kasus ini, polisi sempat mengamankan Zulkarnain Purba.

Saat itu Zulkarnain membohongi penyidik, dengan mengatakan bahwa kejadian berlangsung pada Juli 2021 silam.

Karena saat itu polisi kesulitan mencari korban, polisi sempat melepas Zulkarnain Purba.

Baca juga: BEREBUT PSK di Warung Tuak, Dua Kakak Beradik Dikeroyok, Satu Tewas

Belakangan, setelah korban melapor, Zulkarnain Purba akhirnya ditangkap.

“Atas perbuatan kedua tersangka, kami menerapkan Pasal 170 Jo 351 KUHP (penganiayaan secara bersama-sama) dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara,” pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved