Polres Padangsidimpuan

Bawa Kabur Uang Warga Miliaran Rupiah, Rumah Mak Rimbang Dibakar Member

Kurasa karena warga kecewalah (maka rumah Mak Rimbang dirusak). Udah miliaran rupiah sama uang hasil pegadaian surat tanah, kebun, dan rumah

Editor: Sofyan akbar
Istimewa
Rumah Sadiyah alias Mak Rimbang dan Suaminya Leonard Sitinjak yang berada di Dusun II Balakka Sipunggur, Desa Batang Bahal, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua dibakar warga 

Bawa Kabur Uang Warga Miliaran Rupiah, Rumah Mak Rimbang Dibakar Member

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIMPUAN - Rumah Sadiyah alias Mak Rimbang dan Suaminya Leonard Sitinjak yang berada di Dusun II Balakka Sipunggur, Desa Batang Bahal, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua dibakar warga.

Peristiwa ini dilakukan karena Mak Rimbang diketahui membuat Arisan Lebaran warga Balakka Sipunggur di mana ia menerima uang dari para warga yang bisa disebut sebagai member dengan iming-iming setiap bulan para member akan menerima bunga yang lumayan dari uang pokok yang disetorkan member ke Mak Rimbang. Kabarnya, uang dapat diambil sebelum lebaran.

Namun Mak Rimbang bersama suaminya yang memegang uang arisan lebaran tiba-tiba menghilang dari desa mereka dan tidak diketahui kemana keberadannya.

Hilangnya pasangan suami istri (Pasutri) tersebut membuat mereka sadar uang yang telah disetorkan tidak akan kembali lagi.

Anto (60) warga setempat, membenarkan bahwa lebih kurang 60 orang masyarakat sekitar yang menjadi korban arisan diduga telah merusak jendela, pintu dan barang-barang yang ada di dalam rumahnya Mak Rimbang. Masyarakat diduga memecahkan jendela kaca dan mendobrak pintu rumah, serta membakar kasur di halaman.

"Kurasa karena warga kecewalah (maka rumah Mak Rimbang dirusak). Udah miliaran rupiah sama uang hasil pegadaian surat tanah, kebun, dan rumah yang kabarnya dilarikan dia (Mak Rimbang). Makanya, kesal warga sini," terang Anto.

Puncak kemarahan para anggota Arisan Bodong tersebut akhirnya mereka merusak dan membakar sebagaian isi rumah Mak Rimbang, Minggu (17/4/2022) malam.

Kapolsek Batunadua AKP M Butarbutar membenarkan hal tersebut. Ia pun mengatakan begitu mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat untuk mengambil tindakan untuk meredam amarah warga yang sudah kecewa dan kesal terhadap Mak Rimbang.

Kapolsek Batunadua AKP M Butarbutar, mengimbau Kepala Dusun, Kades dan tokoh masyarakat agar tetap bisa berperan memenangkan Warganya.

"Jangan kita melakukan perbuatan melanggar hukum yang bisa merugikan diri kita sendiri dan orang lain seperi tindakan melakukan pengrusakan atau mengambil barang-barang dikediaman Mak Rimbang dan percayakan permasalahan ini kepada kami, seraya meminta masyarakat datang ke Mapolsek Batunadua untuk membuat laporan atas ulah Mak Rimbang dan suaminya, biar jelas duduk permasalahannya dan polisi bisa bertindak," ujar AKP Butarbutar.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved