Khasanah Ramadan
Buka Puasa Pakai Sabu, Menu Khas Sumatera Barat
Masyarakat Sumatera Barat punya makanan khas untuk berbuka puasa. Satu diantara panganan buka puasa disebut dengan sabu
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Bagi Anda yang ingin mencari panganan buka puasa, ada baiknya untuk berkunjung ke Kampung Ramadan di Kampung Aur, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.
Di Kampung Ramadan, beragam panganan khas dari berbagai daerah bisa Anda temui, termasuk panganan sabu khas Sumatera Barat.
Adapun sabu ini merupakan singkatan dari sala bule atau sala lauak.
Sala bule merupakan panganan berbahan ikan yang diadon dengan tepung dan dibuat dengan bentuk bulat.
Setelah adonan terbentuk bulat, lalu digoreng.
Baca juga: Bolak-balik Kawin Cerai, Artis Firda Razak Beber Awal Pertemuan dengan Bule yang jadi Suami Keempat
"Kalau di sini bahan dasarnya tepung beras dan ikan asin kecil yang dipotong. Kalau untuk bumbu, semua sama saja," kata Emi, pembuat sabu, Kamis (21/4/2022).
Untuk proses pembuatan sabu, semua bahan utama dan bumbu dijadikan satu lalu dibentuk bola-bola.
"Cara buatnya simpel saja, hanya proses memasak agar hasilnya cantik dan lembut yang harus diperhatikan," jelasnya.
Dalam sehari, Emi bisa membuat 100 sabu yang akan dibagikan ke pedagang takjil yang ada di Kampung Aur.
"Satu bijinya itu Rp 500, tapi pedagang takjil jualnya Rp 2.000 per 3 biji," terangnya.
Baca juga: Padahal Pedangdut Ini Sudah Dibawa ke Belanda, Terbongkar Gagal Nikah Cita Citata dengan Pria Bule
Terpisah, Ina, pedagang takjil sabu di Kampung Ramadan mengatakan dalam sehari ada 30-50 biji sabu yang terjual.
"Sabu ini dari tahun ke tahun selalu banyak peminatnya, kadang sudah 50 biji juga masih kekurangan," jelasnya.
Diakui Ina, selama berdagang takjil, berbagai macam masyarakat sudah datang ke Kampung Ramadan untuk berburu menu buka puasa khas Sumatera Barat.
"Ada yang orang Minang asli kesini, ada juga orang Medan. Sehari bisa dapat omzet Rp 200.000 per hari," jelasnya.
Namun, Ina mengeluh ketika hujan turun.
Sebab, hujan menghambat aktivitasnya berjualan.(cr5/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pembuat-sabu-atau-sala-bule.jpg)