Breaking News:

Wakil Bupati Deliserdang Ingatkan Generasi Muda untuk Banyak Baca Al-quran

Pemerintah Kabupaten Deliserdang menggelar Nuzulul Quran sekaligus buka puasa bersama di pelataran Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Pemerintah Kabupaten Deliserdang menggelar Nuzulul Quran sekaligus buka puasa bersama di pelataran Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah 

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM- Pemerintah Kabupaten Deliserdang menggelar Nuzulul Quran sekaligus buka puasa bersama di pelataran Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah, Komplek Perkantoran Pemkab Deliserdang.  

Kegiatan ini diisi dengan Mau’idzatul Hasanah oleh Al Ustad Dr. Riski Pristiandi Harahap serta Haflah Alqur’an  dari Tim Al morawi dari Kecamatan Tanjungmorawa

Acara peringatan Nuzulul Quran tersebut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang HM. Ali Yusuf Siregar, Wakil Ketua TP PKK Deli Serdang Ny. Hj. Sri Pepeni Yusuf Siregar.

Selanjutnya, Forkopimda Deliserdang, Ketua MUI Deliserdang Kyai Amir Panatagama, Sekda Deliserdang, Darwin Zein.

Wakil Bupati Deliserdang, Yusuf Siregar menyampaikan, Nuzulul Quran merupakan peristiwa yang sangat penting bagi umat Islam. 

Kegiatan Nuzulul Quran ditandai sebagai babak baru dalam sejarah kehidupan peradaban manusia. Sebab, orang-orang bertaqwa mendapatkan hidayah, petunjuk untuk keluar dari fase penuh kegelapan menuju fase yang sangat terang.  

“Sejak turunnya pertama kali, alquran sudah menjadi inspirasi, pedoman mulia yang membawa kepada kemajuan kehidupan manusia dimuka bumi ini. Al-quran tidak hanya dibaca oleh umat muslim, namun lebih dari itu, alquran sudah menjadi sumber inspirasi bagi seluruh umat manusia," ujarnya kepada Tribun-Medan.com. 

Selain itu, kata dia, acara Nuzulul Quran di Pemkab Deliserdang bertema “Dengan Peringatan Nuzulul Qur’an 1443 H, kita wujudkan masyarakat Qur’ani menuju Deliserdang yang maju, sejahtera, religius dan rukun dalam kebhinekaan. 

"Mari kita melaksanakan perintah Allah SWT, sesuai dengan Al Quran untuk kemajuan umat, kemajuan masyarakat, dan kemajuan bangsa yang harus terus dibangun," katanya. 

Menurutnya, pengembangan ilmu pengetahuan dengan memperkuat budaya membaca sehingga menghasilkan masyarakat yang qurani yang penuh kebaikan dan kemajuan. 

Jadi, kegiatan Nuzulul Quran yang dirangkai dengan Haflah Al Qur’an harus benar-benar dimaknai sebagai peningkatan kualitas iman kepada Allah SWT.

Dan menjadikan umat muslim sebagai insan yang bertaqwa dengan Al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi semua. 

Tentu kegiatan ini merupakan wujud cinta umat muslim kepada Allah SWT sekaligus bentuk ketaqwaan dalam beribadah terutama di bulan suci Ramadan.

"Mari kita bersama-sama membuktikan bahwa kita benar-benar mengemban perintah Allah SWT dalam memakmurkan kehidupan dunia, yang bersumber pada Al-Quran. Sehingga tercipta kemaslahatan, kedamaian, kemajuan dan harmoni ditengah masyarakat," ungkapnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved