Penganiayaan Remaja
REMAJA 14 Tahun Dianiaya Satu Keluarga, Polisi Sudah Periksa Saksi
Kasus penganiayaan terhadap remaja 14 tahun yang dilakukan secara bersama sama oleh satu keluarga terus bergulir.
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Kasus penganiayaan terhadap remaja 14 tahun yang dilakukan secara bersama sama oleh satu keluarga terus bergulir.
Hingga kini polisi telah memeriksa korban dan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.
"Masih terus berjalan, dan kemarin korban sudah kita datangkan untuk dimintai keterangan," kata Kasat Reskrim Polres Belawan, AKP Rudy Syahputra, Senin (9/5/2022).
Kasus penganiayaan terhadap IRH pelajar yang duduk di bangku kelas 3 SMP terjadi di Desa Manunggul, Medan Deli, Kota Medan pada Minggu (26/4/2022) lalu.
Korban dikeroyok oleh tiga orang pelaku yakni IN (16), C (11) dan nenek keduanya yakni Ana yang merupakan satu keluarga.
Akibatnya korban pun mengalami luka di tangan, kaki dan badannya.
"Saat ini sudah ditangani oleh PPA, untuk selanjutnya akan dikonfirmasi lagi, " kata Rudy.
Sementara Julianti Sihombing orang tua korban mengungkapkan jika dia berserta anak dan satu orang saksi sudah pernah memenuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan atas laporannya.
Selain itu, besok Julianti bersama anak dan satu orang saksi juga akan mendatangi Polres Belawan untuk memberikan keterangan tambahan kepada penyidik.
"Kemarin sudah ada dipanggil sebelum hari raya kami datang bersama anak dan satu orang saksi yang ada di saat kejadian. Besok juga ada panggilan kedua oleh polisi dan besok kami juga akan kesana," kata Julianti.
Julianti pun berharap agar kasus yang dialami anaknya segera selesai. Dia meminta pihak kepolisian segera menahan para pelaku yang telah tega menganiaya anaknya.
"Kami cuman mau kasus ini cepat selesai dan kami butuh keadilan. Semoga para pelaku bisa mendapatkan hukuman atas perbuatannya," tutup Julianti.
(cr17/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Julianti-ibu-korban-saat-menunjukkan-laporannya-ke-kantor-polisi___.jpg)