Waspada Ancaman Hepatitis Akut, LPKA kelas 1 Medan Tingkatkan Kebersihan Diri dan Lingkungan

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Medan, Tri Wahyudi mengatakan, seluruh petugas dan anak didik pemasyarakatan

Tayang:
Istimewa
Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Medan, Tri Wahyudi mengatakan, seluruh petugas dan anak didik pemasyarakatan 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Medan, Tri Wahyudi mengatakan, seluruh petugas dan anak didik pemasyarakatan harus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit hepatitis. 

"Kami melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan," ujarnya kepada Tribun-Medan.com. 

Ia menambahkan, virus itu dikabarkan menular lewat asupan makanan yang lewat dari mulut. Oleh sebab itu, harus mencuci tangan agar makanan terjamin bersih. 

"Hepatitis akut merupakan penyakit yang cukup umum ditemui di seluruh dunia. Adapun gejala yang muncul tidak begitu bisa terdeteksi," katanya. 

Diketahui bersama hepatitis merupakan penyakit peradangan dan kelainan pada organ hati yang menyebabkan terganggunya fungsi hati. 

Penyakit ini tergolong kronis dan bisa menimbulkan masalah kesehatan lainnya. Seperti sirosis, kanker hati atau gagal hati.

Hepatitis akut bisa disebabkan oleh beberapa hal, namun hepatitis terjadi akibat adanya infeksi dari virus.

Menteri kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan tercatat ada 15 kasus dugaan atau suspek hepatitis akut di Indonesia. Tiga kasus pertama di Indonesia dilaporkan pada tanggal 27 April 2022

Budi menambahkan, mereka berkomunikasi dengan counters for desease control and prevention Amerika Serikat dan Pemerintah Inggris untuk memperoleh informasi mengenai penyakit ini.

"Memang kesimpulannya belum bisa dipastikan virus apa yang seratus persen menyebabkan adanya penyakit Hepatitis akut ini," ungkapnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved