Breaking News:

Potensi Timbulkan Gangguan Keamanan, LPKA Medan Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang

Kepala LPKA Kelas 1 Medan, Tri Wahyudi Bc, IP., SH mengatakan seluruh Petugas dan Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) harus meningkatkan kewaspadaan

Editor: Ismail
Dok. Kemenkumham Sumut
Kepala LPKA Kelas 1 Medan, Tri Wahyudi Bc, IP., SH mengatakan seluruh Petugas dan Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) harus meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, Rabu (11/5/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepala LPKA Kelas 1 Medan, Tri Wahyudi Bc, IP., SH mengatakan seluruh Petugas dan Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) harus meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, Rabu (11/5/2022).

"Kami terus melakukan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di LPKA Kelas 1 Medan," ujarnya.

Ia menambahkan, potensi cuaca ekstrem ini bisa terjadi berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan kilat atau petir.

"Akibat kondisi tersebut LPKA Medan diguyur hujan deras dan angin kencang satu pohon kayu tumbang dihantam angin kencang," kata Wahyudi.

Diketahui bersama bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang terjadi di 28 wilayah di Indonesia, BMKG memprediksi 15 wilayah diantaranya berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang, wilayah yang dimaksud di antaranya wilayah Sumatera bagian Utara.

Menurut BMKG potensi cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia Barat Aceh yang membentuk daerah konvergensi memanjang di perairan Utara Aceh dan dari Sumatera Utara hingga Aceh.

Oleh karena itu, BMKG keluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk beberapa wilayah tersebut dihimbau waspada cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan kilat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved