Penikaman

Detik-detik Pertikaian Mahasiswa UMA dengan Temannya Berujung Penusukkan

Ternyata, mahasiswa Universitas Medan Area (UMA) yang mengaku ditusuk oleh teman kecilnya, keduanya sempat baku pukul ditengah jalan.

Penulis: Alfiansyah | Editor: Muhammad Fadli Taradifa

Detik-detik Pertikaian Mahasiswa UMA dengan Temannya Berujung Penusukkan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ternyata, mahasiswa Universitas Medan Area (UMA) yang mengaku ditusuk oleh teman kecilnya, keduanya sempat baku pukul ditengah jalan.

Setelah kejadian, Abdul Latif (18) warga Jalan Sidomulyo, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, dengan berlumuran darah dirinya langsung mendatangi Polrestabes Medan, pada Rabu (11/5/2022) lalu.

Dirinya datang ke Polrestabes Medan, untuk melaporkan teman kecilnya berinisial F karena telah menusuk bagian lehernya menggunakan kunci sepeda motor hingga berdarah.

Rupanya, peristiwa tersebut sempat terekam kamera pengawas CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.

Dalam rekaman video yang dilihat oleh tribun-medan, tampak pelaku menggunakan sepeda motor menghampiri korban yang berada di dalam mobil.

Saat itu, tampak korban keluar dari dalam mobilnya langsung menghampiri pelaku di atas motornya.

Pelaku pun turun dari motornya, langsung terjadi perkelahian antar keduanya ditengah jalan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa membenarkan bahwa keduanya sempat berkelahi di lokasi kejadian.

"Jadi dari kejadian tersebut kami lakukan olah TKP, kemudian kami temukan CCTV. Disitu terlihat bahwasanya antara pelapor dan terlapor sempat terjadi baku pukul yang mengakibatkan si pelapor ini luka di bagian sisi telinga nya," kata Fathir kepada Tribun-medan, Jumat (13/4/2022).

Ia mengatakan, setelah kejadian korban pun telah melakukan visum atas luka yang dialaminya.

Petugas juga telah mencari keberadaan pelaku, namun pelaku diduga telah melarikan diri.

"Yang bersangkutan sudah dilakukan visum. Kemudian kami juga sudah komunikasi dengan pihak keluarga. Untuk rumah terlapor sudah kami datangi saat ini kondisi kososng," sebutnya.

Lebih lanjut, Fathir mengatakan pihaknya juga telah mengantongi identitas yang dilaporkan tersebut.

Petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.

"Untuk identitas terlapor sudah kami kantongi, proses pemeriksaan para saksi sedang berjalan, kami berharap permasalah ini cepat selesai. Kepada para pihak kami harap koperatif dalam menjalani proses penyelidikan yang sedang kami lakukan," bebernya.

Ia mengatakan, pihak kepolisian masih terus mendalami terkait motif apa yang sebenarnya terjadi sehingga terjadi keributan tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, memang ada selisih paham antara kedua belahan pihak sehingga terjadii pertengkaran tersebut. Kami mencoba dalami, apakah kejadian ini selisih paham dalam berlalu lintas dan sebagainya," pungkasnya.

(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved