Breaking News:

Berita Taput

Pelaku Pencurian Dari SMP N 3 Muara Ditangkap Polres Taput, Tersangka Gasak Perangkat di Ruang Guru

Satu tersangka pelaku pencurian barang inventaris milik SMP N 3 Muara Kecamatan Siatas Barita Taput diringkus Opsnal Sat Reskrim Polres Tapanuli Utara

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Tommy Simatupang
Kompas.com
Ilustrasi pencurian 

TRIBUN-MEDAN.com, TAPUT - Satu tersangka pelaku pencurian barang inventaris milik SMP N 3 Muara Kecamatan Siatas Barita Taput diringkus Opsnal Sat Reskrim Polres Tapanuli Utara.

Tersangka yakni Asa Sah Simorangkir (21) warga Desa Lobu Hole, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Taput itu berhasil diringkus dari salah satu kedai di dekat rumahnya, Kamis (12/5) sekira pukul 19.00 wib.

Kasi Humas Polres Taput Aiptu W. Baringbing membenarkan penangkapan tersangka. Pelaku pencurian tersebut dilakukan Sat Reskrim, setelah Polres Taput menerima pengaduan dari Kepala Sekolah Vanda Manurung (59) Rabu (11/5/2022).

"Kepala sekolah tersebut melaporkan pencurian tersebut setelah melihat ruangan nya dan ruangan guru telah porak poranda, Rabu (11/5/2022) dan melihat barang-barang sekolah berupa 4 unit laptop dan 3 unit loudspeaker," ujar Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing, Jumat (13/5/2022).

Baca juga: 598 Hewan Ternak di Sumut Diduga Positif PMK, Berikut Ini Wilayah yang Terjangkit Wabah PMK

Baca juga: Jalan Tak Diperbaiki, Warga di Luwu Utara Ancam Pindah Provinsi, Begini Respon Gubernur Sulsel

"Atas laporan tersebut sehingga Polres Taput melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan tersangkapun berhasil diringkus," lanjutnya.

Sesuai hasil pemeriksaan, tersangka mengakui pencurian inventaris Sekolah tersebut Rabu ( 11/5) pukul 01.00 WIB. Ia mengakui perbuatannya sendirian.

"Saat masuk ke ruangan guru, tersangka mengakui dengan membongkar jendela guru dengan menggunakan obeng dan setelah terbuka lalu masuk ke dalam," sambungnya.

"Melihat bahwa barang-barang tersebut ada dalam lemari guru dan kepala sekolah lalu menyikat habis dan kembali keluar dari jendela," ungkapnya.

Ia menjelaskan, tersangka menyembunyikan semua barang curiannya di semak-semak dekat rumahnya menunggu dijual satu persatu dengan maksud agar tidak terungkap.

"Belum sempat terjual satu jenis pun barang hasil curiannya , tersangka sudah tertangkap sehingga barang tersebut masih utuh keseluruhannya di sita polisi," terangnya.

"Barang bukti yang kita sita yaitu 4 unit Laptop jenis 1 unit merk acer,1 unit merk lenovo, 1 unit merk axioo, 1 unit merk asus , 3 unit speaker merek merk polytron xdr, 1 merek dat dan merk advan," sambugnya.

Ia sampaikan, saat ini semua barang bukti hasil pencurian tersangka sudah diamankan dan tersangka sudah kita tahan dengan tuduhan melanggar pasal 362 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara.

Baca juga: Jarang Tersorot, Begini Hubungan Venna Melinda dan Ibu Ferry Irawan Sebenarnya, Ini Isi Curhatnya

Baca juga: FAKTA Persidangan Korupsi Dana Covid-19 di Samosir: Anggaran Cair Meski Belum Ada Pasien Positif

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved