Breaking News:

Dugaan Penghinaan

Dipanggil Kemendagri Karena Dianggap Hina Puan Maharani, Sekda Dairi Bilang Facebooknya Dihack

Sekda Kabupaten Dairi, Budianta Pinem mengatakan Facebook miliknya dihack setelah dia dipanggil Kemendagri

IST
Sekda Kabupaten Dairi, Budianta Pinem 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIDIKALANG - Sekda Kabupaten Dairi, Budianta Pinem beralasan akun Facebook miliknya dihack orang, hingga memuat komentar yang dianggap menghina Puan Maharani, anak Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. 

"Benar saya dipanggil Kemendagri pada 12 Mei 2022. Dihadapan para Inspektur Khusus Itjen bapak Dr Teguh Narutomo, CRGP, CGCAE dan tim saya sudah menjelaskan bahwa  akun saya tersebut adalah sudah dihack oleh tidak bertanggung jawab," kata Budianta Pinem, di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Selasa (17/5/2022).

Budianta mengungkapkan pemanggilan itu saat ini sudah selesai. Ia juga mengungkapkan sudah menjelaskan klarifikasi secara detail.

"Sudah saya jelaskan semua. Tidak ada yang saya sembunyikan," katanya.

Baca juga: PENGHINAAN Terhadap Puan Maharani yang Diduga Dilakukan Budianta Pinem Masuk Penyidikan

Adapun tim yang melakukan pemeriksaan kepada dirinya adalah tim dari pusat data dan informasi Sekretaris Jenderal Kementrian Dalam Negeri dan tim klarifikasi inspektorat khusus Inspektorat Jenderal Kemen

Dijelaskan Budianta adapun poin-poin yang disampaikan adalah menyampaikan berita keterangan dalam akun facebook pribadinya bahwa facebook yang bersangkutan kena retas.

Selanjutnya Budianta telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak Polres Dairi. Budianta merasa dirugikan dan memohon dilakukan penyelidikan.

Ditambahkan Budianta, dalam rapat di Kemendagri tersebut dilakukan penelusuran dan data dukung terhadap aktivitas digital pada media sosial facebook yang menunjukkan tidak ada komentar negatif terhadap pernyataan ketua DPD RI sebagai mana yang beredar pada media online dan media sosial.

Baca juga: Sebut Cucu Soekarno Anak Megawati Ambeien, Sekdakab Dairi Datangi Kantor PDI Perjuangan Minta Maaf

"Intinya saya sudah melakukan klarifikasi," ujarnya.

Budianta juga meminta kasus ini jangan dikait-kaitan atas nama Sekretaris Daerah. Menurutnya kasus ini adalah murni pribadi.

Di akhir wawancara Budianta mengatakan dirinya sudah dipanggil bupati Dairi untuk memberikan klarifikasi.

Kepada bupati saya tegaskan bahwa akun saya dihack oleh orang tidak bertanggung jawab.

"Sudah saya klarifikasi. Saya juga menyampaikan kasus saya ini atas nama pribadi bukan atas nama Sekretaris Daerah," tandasnya.(cr7/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved