Seorang Warga Binaan di Lapas Gunungsitoli Dapat Remisi Hari Raya Waisak, Sudah Memenuhi Syarat

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Gunungsitoli, Effendi Yulianto menyerahkan surat keputusan Menkumham RI tentang remisi khusus Waisak

Istimewa
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Gunungsitoli, Effendi Yulianto menyerahkan surat keputusan Menkumham RI tentang remisi khusus Waisak kepada seorang warga binaan 

TRIBUN-MEDAN.COM, GUNUNGSITOLI- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Gunungsitoli, Effendi Yulianto menyerahkan surat keputusan Menkumham RI tentang remisi khusus Waisak kepada seorang warga binaan yang beragama Buddha. 

"Kami berkomitmen untuk wujudkan dan lindungan Hak Asasi Manusia yang merupakan sarana hukum penting dalam rangka wujudkan tujuan sistem pemasyarakatan," ujarnya kepada Tribun-Medan.com, di ruang registrasi dan bimkemas, Selasa (17/5/2022). 

Ia menyampaikan, pemberian remisi khusus Waisak terhadap seorang warga binaan yakni pengurangan masa hukuman selama 30 hari. 

"Terdapat tiga pertimbangan pada Keputusan Menkumham RI terkait pemberian remisi khusus Waisak Tahun 2022 yang salah satunya yakni remisi khusus diberikan pada hari besar keagamaan Narapidana sesuai dengan agama yang mereka anut. Kebetulan Lapas Kelas II B Gunungsitoli membina 1 WBP yang beragama Buddha," katanya. 

Selain itu, satu WBP yang menerima remisi khusus Waisak termasuk narapidana yang berkelakuan baik dan telah memenuhi persyaratan lainnya.

(*) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved