Breaking News:

Kades Penjahat Kelamin

Emak-emak Ngaku Takut ke Kantor Desa, Sebut Kades Perdamean 'Predator'

Sejumlah ibu-ibu di Desa Perdamean, Kecamatan Tanjungmorawa menyebut kepala desa mereka penjahat kelamin

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG- Sejumlah emak-emak yang berasal dari Desa Perdamean, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang menyebut bahwa Kades Perdamean berinisial THS merupakan penjahat kelamin.

Bahkan, emak-emak itu menyebut Kades Perdamean THS sebagai predator emak-emak.

Saat bertemu dengan Asisten I Pemkab Deliserdang, Citra Efendy Capah dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemkab Deliserdang, Khairul Azman Harahap, berbagai curahan hati terlontar dari kalangan emak-emak ini.

Baca juga: Warga Demo Tolak Pelantikan Kades Predator Emak-Emak

 

Mereka bilang, sejak skandal seks Kades Perdamean dengan istri penjaga masjid terbongkar, warga pun mulai resah. 

"Kami enggak mau dipimpin sama Kepala Desa seperti dia lagi. Soalnya kami inikan ibu-ibu, pak. Nanti kalau mau ada urusan di kantor desa, kami ini dimarahi sama suami kami, enggak usah kesana. Ya bukan suudzon," kata seorang ibu, Kamis (19/5/2022).

Warga mengatakan, bahwa tabiat penjahat kelamin Kades Perdamean itu bikin resah kalangan orang tua.

Pasalnya, sekarang ini Kades Perdamean disebut lebih suka 'daun muda' ketimbang orang yang sudah berumur. 

Baca juga: BREAKING NEWS Warga Geruduk Kantor Bupati, Minta Kades yang Tiduri Istri Orang Tak Dilantik

 

"Yang tua-tua dicampakkannya (sebagai anggota PKK). Yang muda-muda sekarang ini, yang cantik-cantik," timpal Sulastri. 

Mendengar itu, Citra Effendy Capah dan Khairul Azman sempat menghibur Sulastri.

Mereka menyebut bahwa Sulastri masih terlihat cantik, meski sudah berumur.

Suasana pertemuan itu pun menjadi lebih santai, ketimbang di awal pertemuan.

Pertemuan akhirnya diwarnai gelak tawa, karena beragam aduan yang disampaikan emak-emak itu cukup menggelikan.

Mulai dari tidak mau dipimpin kades yang dituding pencabul, hingga soal kekhawatiran mereka datang ke kantor desa, lantaran sang kades yang tersandera kasus mesum dengan bini orang.(dr/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved