Kerangkeng Terbit Peranginangin

10 Prajurit TNI yang Terlibat Kerangkeng Maut Bupati Langkat Nonaktif Jadi Tersangka, 5 Ditahan

Kodam I Bukit Barisan menetapkan 10 prajurit TNI angkatan darat (AD) tersangka kasus kerangkeng maut milik Bupati Langkat nonaktif Terbit.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Suasana pembongkaran makam korban tewas kerangkeng milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin di Kabupaten Langkat. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kodam I Bukit Barisan menetapkan 10 prajurit TNI angkatan darat (AD) tersangka kasus kerangkeng maut milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin.

Mereka diduga kuat terlibat dalam penganiayaan tahanan hingga tewas.

Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Donald Erickson Silitonga mengatakan, dari 10 prajurit yang jadi tersangka 5 ditahan.

Saat ini ke limanya dikerangkeng di instalasi tahanan militer (Staltahmil) Pomdam I Bukit Barisan.

Kasus mereka pun telah dilimpahkan ke Oditurat Militer Medan.

"5 orang anggota sudah dilimpakan ke otmil Medan. Saat ini ditahan di staltahmil Pomdam, kata Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Donald Erickson Silitonga, Senin (23/5/2022).

Sementara itu untuk 5 tersangka lainnya yang belum ditahan, Donal menyebut pihaknya belum cukup bukti untuk menahan ke limanya.

Sejauh ini pihaknya masih terus mendalami keterlibatan prajurit TNI yang diduga terlibat penganiayaan tahanan di kerangkeng milik Cana.

"5 yang lainnya masih belum cukup bukti dan masih dalam lidik terus untuk pendalaman," tutupnya.

(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved