Berita Samosir

775 Keramba Jaring Apung di Samosir Bakal Ditertibkan Tahun Ini, Berikut Prosedurnya dari Pemkab

Pemerintah Kabupaten Samosir bakal menertibkan 775 petakan Keramba Jaring Apung (KJA) di Kabupaten Samosir tahun ini.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN MEDAN / MAURITS PARDOSI
Rapat Penataan Keramba Jaring Apung di Samosir, Senin (23/5/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Pemerintah Kabupaten Samosir bakal menertibkan 775 petakan Keramba Jaring Apung (KJA) di Kabupaten Samosir tahun ini.

Pj Sekdakab Samosir Hotraja Sitanggang dalam Rapat Penataan Keramba Jaring Apung (KJA) di Aula Kantor Bupati Samosir, Senin (23/5/2022) menyampaikan soal penertiban KJA tersebut sesuai dengan SK Gubernur Sumatera Utara.

“Penataan dan penertiban KJA 2022 merupakan lanjutan penataan tahun 2021 lalu untuk mendukung tata ruang Kawasan Danau Toba dan sekitarnya dan harus rampung tahun 2023. Dijelaskan, bahwa sesuai dengan SK Gubsu nomor 188.44/231/KPTS/2022 tentang Penetapan Alokasi Keramba Jaring Apung di Danau Toba, jumlah keramba jaring apung yang layak di Kabupaten Samosir sebanyak 548 petak dan akan ditata sesuai zonasi,” ujar Hotraja Sitanggang, Senin (23/5/2022).

Ia sampaikan, penertiban KJA tahun ini akan dilaksanakan dalam 4 tahap.

“Tahap I akan dilaksanakan bulan mei, sebanyak 256 petakan sudah didata dan siap untuk ditertibkan. Sebagai pengganti KJA yang ditertibkan, disediakan kompensasi bagi pemilik KJA,” tambahnya.

Baca juga: SK Defenitif Susanti Sebagai Wali Kota Siantar Dikabarkan Turun Pekan Depan

Baca juga: ALFAMART di Jalan Menteng VII Dirampok, Pelaku Diduga Sepasang Kekasih, Kini dalam Pengejaran

Untuk mempercepat penertiban ini, Hotraja menekankan peran seluruh tim terpadu penertiban KJA, untuk turun langsung kelapangan pada saat penertiban dibantu kepala desa, lurah dan camat.

Selanjutnya, Kabid Ketahanan Pangan Andri P Limbong menjelaskan, jumlah keseluruhan KJA di wilayah perairan Kabupaten Samosir (pendataan 2021) sebanyak 2796 petakan.

“Tahun 2021 sudah ditertibkan sebanyak 491 petakan, dan telah diberikan kompesasi 468 petak kepada pemilik, 23 petakan kembali akan dibayarkan tahun ini. Tahun 2022 target 775 petak dan tahun 2023 sebanyak 982 petak,” sambung Limbong.

Ditambahkan, bahwa KJA nantinya akan dialihkan ke kolam darat, dan telah dilakukan sosialisasi, pembentukan dan pembinaan kelompok.

Sebagai pengganti kompensasi petakan KJA, untuk tahun 2022 disediakan biaya lebih dari Rp 3 Miliar.

“Penertiban Tahap I akan dilaksankan di Kecamatan Pangururan (177 petak), Harian (2 petak), Simanindo (53 petak) dan Kecamatan Palipi 24 petak. Rapat penataan keramba jaring apung diikuti Forkopimda, pimpinan OPD dan para camat,” pungkasnya.

Baca juga: Bagaikan Dunia Milik Berdua, Pasangan Remaja Ini Tak Malu Berbuat Mesum di Tempat Umum

Baca juga: 10 Ucapan Selamat Kenaikan Isa Almasih 2022 dalam 2 bahasa, Cocok untuk Postingan Medsos

(cr3/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved