Berita Dairi

DIDUGA Menghina Bupati Eddy Berutu, Organisasi Suku Pakpak Laporkan Akun FB Ini ke DPRD

Pemegang hak ulayat suku Pakpak Bharat di Kabupaten Dairi mengadukan akun Facebook bernama Sarifudin Siregar ke DPRD Dairi, Senin (23/5/2022).

TRIBUN MEDAN / ALVI SUWITRA
Pemegang hak ulayat suku Pakpak Bharat di Kabupaten Dairi mengadukan akun media sosial Facebook milik Sarifudin Siregar kepada DPRD Dairi, Senin (23/5/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Pemegang hak ulayat suku Pakpak Bharat di Kabupaten Dairi mengadukan akun Facebook bernama Sarifudin Siregar ke DPRD Dairi, Senin (23/5/2022).

Akun tersebut diduga menghina Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu.

Dalam aduannya, mereka menyebutkan ada beberapa kalimat yakni 'Barukmin', 'Si Kelte', dan 'Bupati Latteung' di status Facebooknya.

Ketua Pengurus Besar Lembaga Kebudayaan Pakpak (PB LKP), Raja Umar Ujung mengatakan postingan tersebut dapat menganggu kenyaman yang ada di Kabupaten Dairi.

"Kita melihat fenomena ini ada abrasi yang terjadi di masyarakat, artinya ada penggiringan opini dari seseorang, kepada seseorang tentang Barukmin, si Kelte dan Bupati Latteung," ujarnya.

"Kami melihat ini, ada potensi - potensi politik, yang justru mencederai simbol - simbol Kepakpakan," tambahnya.

Baca juga: DESTINASI Wisata Bukit Sibeabea Bakal Ditutup Demi Perampungan Patung Yesus, Berikut Tanggalnya

Baca juga: Minta Rp 200 Juta Lalu Ancam Ledakkan Bank Pakai Bom, Seorang Pria Diikat di Tengah Lapangan

Menurut Umar, arti dari Barukmin yakni, 'Barutu Kurang Vitamin', sedangkan Kelte adalah 'Keleng Ate', dan Bupati Latteung yang belum diketahui kepada siapa dituju.

"Namun, Barukmin yang disebutnya itu, Sarifudin harus bertanggung jawab. Kami selaku pemuda Pakpak, wajar kami menyikapi ini agar tidak ada mengkerdilkan siapapun," terangnya.

Dirinya mengungkapkan Sarifudin untuk menyampaikan permintaan maafnya secara terbuka melalui media sosial, sebelum akan dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Karena Sarifudin mengungkapkan melalui media sosial, maka harus menjelaskan apa maksud dan tujuannya, karena hanya dia yang tau maksudnya. Namun, kita memiliki pengertian dan pemahaman tentang bahasa, maka Sarifudin harus bertanggung jawab dengan bahasanya," tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved