Kumpulan Doa

Bacaan Doa Agar Terhindar dari Maksiat, Dijauhkan Dari Godaan Lingkungan dan Teman yang Buruk

muslim adalah senjata yang paling ampuh, untuk diijabah segela hajat dan permintaannya oleh Allah SWT.

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
berdoa bersama sholat 

TRIBUN-MEDAN.com - Berdoa bagi umat muslim adalah senjata yang paling ampuh, untuk diijabah segela hajat dan permintaannya oleh Allah SWT.

Hal itu dilakukan agar dijauhkan dengan yang namanya maksiat dan selalu dijauhkan dengan perbuatan dosa.

Perbuatan maksiat adalah perbuatan yang dilarang Allah SWT dan lawan dari taat, istiqamah, dan taqwa.

Semua umat muslim harus menjauhi perbuatan maksiat agar dijauhi dari api neraka. Sayangnya, kita sebagai manusia biasa tak luput dari bisikan setan yang menggoda untuk melakukan perbuatan maksiat.

Baca juga: Ternyata Tak Kuat, Nagita Slavina Menangisi Kelakuan Raffi Ahmad, Isu Selingkuh dengan Mimi Bayuh

Baca juga: Kisah Haru Nabi Muhammad, Simak Rahasia Turunnya Surat Istimewa Ad Dhuha dan Al Insyirah


Sudah sepatutnya kita memohon pertolongan Allah SWT agar dijauhkan dari perbuatan maksiat. Kita bisa melakukannya dengan memanjatkan doa agar dijauhkan dari maksiat.

Baca juga: Keutamaan Luar Biasa Baca Ayat Seribu Dinar Selesai Sholat Dhuha, Rezeki Melimpah Tak Disangka

Adapun doa tersebut yakni:

Allāhumma innā nas’alukat taubata wa dawāmahā, wa na‘ūdzu bika minal ma‘shiyati wa asbābihā, wa dzakkirnā bil khaufi mina qabla hujūmi khatharātihā, wahmilhu alān najāti minhā wa minat tafakkuri fī tharā’iqihā, wamhu min qulūinā halāwata majtabaināhu minhā, wastabdilhā bil karāhati lahā wat thama‘I li mā huwa bi dhiddihā.

Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu kami meminta pertobatan dan kelanggengannya. Kepada-Mu, kami berlindung dari maksiat dan sebab-sebabnya. Ingatkan kami agar takut kepada-Mu sebelum datang bahaya maksiat. Bawakan ketakutan itu untuk menyelamatkan kami dari maksiat dan dari pikiran di jalanan maksiat. Hapuskan kelezatan maksiat yang kami pilih dari hati kami. Gantikan kenikmatan itu dengan rasa tidak suka dan keinginan terhadap lawanan maksiat.”

Doa ini bisa dibaca dengan permohonan taubat dan istiqamah di dalamnya.

Baca juga: Aksi Arsila Anak Zaskia Gotik Curi Perhatian, Gaya Hijab Putri Sirajuddin Disorot, Promosikan Jualan

Baca juga: INILAH Paras Cantik Dinda Tanpa Riasan, Pengantin Viral Ditinggal Kabur, Ibu : Malunya Tak Sebanding


Doa ini berisi harapan agar Allah SWT mengenyahkan kenikmatan maksiat dari dalam hati seseorang.

Selain doa di atas, berikut ini doa agar terhindar dari maksiat yang dikutip dari Berbagai Sumber:

1. Doa Syekh Muhammad Mutawalli Sya'rawi:

اللَّهُمَّ حَرِّمْنِي لَذَّةَ مَعْصِیَتِكَ، وَارْزُقْنِي لَذَّةَ طَاعَتِكَ.

"Allahumma harrimni ladzdzata ma'shiyatik, warzuqni ladzdzata thoo'atik."

Artinya: Ya Allah haramkanlah aku dari merasakan lezatnya maksiat kepada-Mu, dan Karuniakanlah aku merasakan lezatnya taat kepada-Mu).

2. Doa Syekh Abdul Qodir Al-Jailani:

اللهم خلصنى من اثر النفس والشهوات انك على كل شيء قدير

"Allahumma khollisni min atsarinnafsi was syahawaat innaka 'ala kulli syai in qodir."

Artinya: Ya Allah bersihkanlah aku dari pengaruh nafsu dan syahwat, sesungguhnya Engkau maha berkuasa atas segala sesuatu).

3. Doa Sayyid Muhammad bin Alawi bin Abbas Al Maliki:

اللهم ارحمنى بترك المعاصى ابدا ما ابقيتنى

"Allahummarhamnii bitarkil ma'ashi abadan ma abqoytani."

Artinya: Ya Allah rahmatilah aku dengan meninggalkan maksiat sepanjang hidupku).

Baca juga: Amalkan Yuk, Hajat Setinggi Gunung Sekalipun Akan Terkabulkan Jika Baca Satu Kalimat Ini

4. Doa Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi (Sohibul Maulid):

اللهم باعد بينى وبين معصيتك وتداركنى بخفي لطفك يا ارحم الراحمين

"Allahumma baa'id baini wa baina ma'shiyatik wa tadaarokni bikhofiyyi luthfika yaa arhamarrohimin."

Artinya: Ya Allah jauhkanlah antara diriku dengan maksiat, dan tolonglah aku dengan rahasia kelembutan-Mu).

Yuk amalkan doa di atas, semoga kita semua dapat menghindari kemaksiatan baik yang kecil maupun yang besar dan hati kita juga diberi kegemaran untuk banyak beramal kebaikan.

Demikian, doa agar terhindar dari maksiat lengkap dengan tulisan arab dan terjemahannya, semoga bermanfaat.

Cara Menghapus Dosa Maksiat yang Sering Dilakukan, Begini Kajian Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan cara menghapus dosa maksiat yang sering dilakukan oleh manusia.

Memang dosa sering dilakukan oleh umat manusia, baik dosa kecil maupun besar.

Namun untuk menghapus dosa itu semuanya tentunya ada cara yang dilakukan.

Lalu dengan cara apa agar manusia tersebut bisa mengapus dosanya sperti dosa maksiat.

Apalagi dosa maksiat yang sering dilakukan oleh manusia.

Berikut penjelasan dari dari Buya Yahya dalam kajian yang dibagikan dalam kanal Youube Al-Bahjah TV yang diungga pada 20 April 2017 lalu.

Terlebih dahulu Buya Yahya menjelaskan ada dua manusia yang terkutuk, pertama iblis dan kedua manusia yang mudah putus asa.

"Sebesar apapun dosa yang dilakukan oleh seorang hamba, kalau dia meminta ampun kepada Aallah dengan serius maka Allah akan mengampuni," kata Buya Yahya mejelaskan.

"Kalau sudah putus asa lalu berkata 'aku sudah jelek, sudah zina, pemabuk, Allah tidakmungkin mengampuni saya' jangan berkata seperti itu," katanya.

Dia menganjurkan untuk tidak berkata seperti itu tetapi seorang hamba tersebut segeralah mengahdap kepada Allah.

"Jadikan air matamu berderai, menangis, bertaubat menyesal dan rasa takut saat itu kita bangun," ujarnya.

Dirinya mengingatkan, sebesar apapun dosa seorang hamba maka ketahuilah pengampunan Allah lebih besar dari itu semuanya.

Namun dia menambahkan taubat ada aturan atau caranya baik taubat kepada Allah maupun taubat kepada dosa manusia.

"Kalau dosa kepada Allah untuk membantu taubat itu adalah jangan biasa membicarakan, menyebut atau bercerita tentang dosa kepada Allah tadi jangan ceritakan ke manusia," jelasnya.

"Karena apa, supaya taubat kita enak hijrah ke suatu tempat yang tidak tahu kalau orang itu berzina, mabuk," lanjutnya.

Sebab menurutnya kalau dosa kepada Allah cukup hanya Allah saja yang tahu.

Jika seseorang sudah ketahuan di mata masyarakat kalau ia pelaku zina, maka akan susah bertaubat karena semua orang mengatakan orang tersebut adalah pezina.

Jadi dosa kepada Allah hendaknya disembunyikan dan berperanlah seperti orang yang tidak punya dosa.

Apabila berbuat dosa kembali, ada kisah Rasulullah dengan seorang pendosa.

"Ya Rasulullah saya pernah bertaubat tapi saya masuk dosa lagi, Rasulullah menjawab taubatlah lagi.

Tapi setelah taubat saya masuk dosa lagi, Rasul menjawab taubatlah lagi," kisah Buya Yahya.

"Sampai kapan Ya Rasulullah? Sampai kalau kamu bosan taubat maka Allah pun bosan mengampuni kau," lanjutnya.

Buya Yahya menyarankan bagi seorang hamba yang melakukan maksiat teruslah bertaubat.

Hal yang perlu ditakuti adalah jika ada orang melakukan kehinaan lalu dicabut nyawanya oleh Allah.

"Maka siapapun yang mendengar suara ini, jika Anda mendengar orang berbuat dosa sebanyak apapun untuk segera bertaubat," kata Buya Yahya.

"Takutnya keburu mati tapi belum diampuni dosanya oleh Allah," terangnya.

Dia mengingatkan, semua dosa yang belum diampuni Allah akan tampak di alam Barzah, tampak di Padang Mahsyar dan akan tampak di akhirat.

"Tetapi kalau kita memohon ampun di dunia, beres. Maka segeralah bertaubat dan tidak usah ragau kalau terpleset lagi segera kembali untuk bertaubat," sarannya.

"Jangan pernah menyerah bertaubat dan jangan sampai menjadi orang yang berputus asa," sebutnya.

(*/Tribun-Medan.com) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved